Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Ringkasan:● Kebebasan beragama di Indonesia tergerus oleh negara, aparat, dan ormas melalui toleransi semu.● Toleransi murahan memosisikan minoritas sebagai objek belas kasih mayoritas, bukan warga setara.● Orang muda menuntut toleransi mahal berbasis kesetaraan, inklusivitas, dan perlindungan hak nyata. Oleh: M. Naufal Waliyuddin | Republikasi dari Rumah KitaB Menjelang pergantian tahun, situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) di Indonesia masih belum ...

Ringkasan:● Pemaksaan dan pelarangan jilbab melanggar kebebasan beragama dan memicu tekanan psikologis serius.● Tekanan sistemik menghasilkan kekerasan simbolik dan konflik identitas mendalam.● Perempuan merespons tekanan melalui adaptasi, perlawanan, dan advokasi diri yang membentuk transformasi pribadi. Oleh: Fransisca Yohana Sri Winarsih | Republikasi dari ICRS Kompas.com reported on a case involving the alleged forced wearing of a hijab by a female student at ...

Ringkasan:● Penyintas dipaksa memaafkan demi stabilitas sosial, meniadakan ruang marah dan menuntut kejelasan.● Pemaafan paksa membebani penyintas dan menjadi alat pelindung kekerasan struktural.● Memaafkan adalah pilihan otonom, bukan kewajiban, dan bukan satu-satunya jalan spiritual penyembuhan. Oleh: Widi Iskandar Rangkuti | Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Jakatarub, SEJUK, dan 4 lainnya Caption: 💙 Cerita Tapak Tilas Spiritual dalam memperingati ...

KUHP baru yang berlaku awal 2026 memiliki celah yang merugikan kelompok minoritas. Mereka berusaha bertahan dengan berjejaring dan saling menguatkan. Ringkasan:● Kelompok minoritas dan aktivis prodemokrasi cemas KUHP baru akan memicu kriminalisasi dan diskriminasi.● Pasal agama dan penghinaan negara dalam KUHP dinilai multitafsir dan rawan disalahgunakan terhadap kelompok rentan.● Perlu peningkatkan mitigasi hukum dan kolaborasi untuk memperkuat daya tahan menghadapi ...

Ringkasan:● Islam menegaskan kewajiban menjaga hak, kenyamanan, dan keselamatan sesama manusia.● Mendamaikan konflik antar muslim bernilai lebih utama daripada puasa, salat, dan sedekah.● Tetangga memiliki hak berlapis yang wajib dihormati, baik muslim maupun non-muslim. Oleh: Hengki Ferdiansyah | Republikasi dari Islami.co Islam mengajarkan bahwa setiap muslim adalah bersaudara. Mereka tidak boleh saling mengabaikan dan harus saling memperhatikan. Rasulullah SAW mengajarkan ...

Ringkasan:● Resiliensi menjadi fokus baru dalam menghadapi tekanan sosial, politik, dan kebebasan beragama.● Pegiat lintas iman mendorong penguatan akar rumput yang inklusif dan memberdayakan penyintas intoleransi.● Gerakan lintas iman diarahkan pada spiritualitas ugahari dan perubahan kecil yang bermakna. Oleh: Risdo Simangunsong | Republikasi dari Jakatarub Resiliensi sebagai Napas Perjuangan Resiliensi merupakan kata yang belakangan kian berseliweran dalam diskusi, program, hingga ...

Ringkasan:● Everyday religious freedom menyoroti kebebasan beragama yang muncul dalam praktik dan relasi sehari-hari.● Studi Cao menunjukkan sinicization sebagai proses kultural diaspora, bukan sekadar kontrol negara.● Kebebasan beragama dipahami sebagai pengalaman situasional yang dinegosiasikan di ruang domestik dan transnasional. Oleh: Tedi Kholiludin | Republikasi dari elsaonline Salah satu gagasan kebebasan beragama yang jarang dibahas, tetapi sejatinya sangat potensial untuk dikembangkan ...

Ringkasan:● Sejumlah negara menerapkan larangan ketat terhadap perayaan Natal di ruang publik.● Pelanggaran aturan dapat berakibat denda besar hingga hukuman penjara.● Perayaan Natal masih diizinkan secara privat bagi komunitas Kristen di beberapa negara. Republikasi dari CNBC Indonesia Setiap akhir tahun, umat Kristiani di berbagai belahan dunia bersiap menyambut Natal dengan ibadah hingga acara keluarga. Namun tidak semua negara mengizinkan perayaan ...

Republikasi dari Huria Kristen Batak Protestan ...

Belajar di UIII menyadarkan bahwa unity in diversity (persatuan dalam keberagaman) atau inklusivitas bukanlah hal yang terjadi begitu saja. Ringkasan:● UIII menghadirkan pengalaman belajar keberagaman melalui interaksi mahasiswa dari berbagai negara.● Perbedaan budaya dan perspektif memperkaya diskusi kelas dan membentuk cara pandang yang lebih terbuka.● Inklusivitas di UIII terbangun lewat usaha saling memahami, menghargai, dan merayakan perbedaan. Oleh: Rifa Anis ...