Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Ilustrasi: Emottawa Blog Oleh: Ruwaidah (Peserta Sekolah Advokasi KBB 2026) Pernahkah kita bertanya mengapa dalam kehidupan bermasyarakat selalu muncul pembedaan antara warga biasa, pemimpin, dan agamawan? Dalam Sapiens: A Brief History of Humankind, Yuval Noah Harari menjelaskan bahwa salah satu peradaban pertama yang tercatat melakukan ekspansi kekuasaan secara militer adalah bangsa Akkad di Mesopotamia yang dipimpin oleh Sargon Agung. Ekspansi ...

Oleh: Noorhalis Majid (LK3 Banjarmasin) – Republikasi dari Kalimantan Post, 10 Juni 2026 Suatu koalisi masyarakat sipil yang terhimpun dalam Jaringan Antar Iman Indonesia Tolak Perdagangan Orang (JAITPO) menyampaikan pernyataan sikap yang sangat keras. Kelompok ini merupakan kumpulan aktivis lintas iman dari berbagai agama yang tersebar di berbagai daerah, dari Papua hingga Aceh. Mereka adalah para pegiat lapangan yang bekerja ...

Oleh: Welem Yeremia Ontrael (Mahasiswa pascasarjana di Institut Injil Indonesia) | Republikasi dari GUSDURian Tulisan ini merupakan sebuah refleksi saya pribadi terhadap kegiatan Haul Gus Dur ke XVI di Gereja Katolik Santa Maria Assumpta, Gamping, Sleman Yogyakarta.  Senin, 09 Februari 2026 menjadi momen pertama saya mendapatkan kesempatan menjadi salah satu anak muda yang memimpin doa lintas iman mewakili agama Kristen ...

JAKARTA,PGI.OR.ID-Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia mendukung gagasan pemerintah untuk mengembangkan berbagai Proyek Strategis Nasional di wilayah Papua yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian regional, dan mendatangkan investasi serta membuka lapangan kerja. Sekalipun demikian, PGI mencermati dan mengritisi implementasi beberapa PSN, terutama terkait proyek-proyek ekstraktif dan agrikultur skala besar, yang berdampak pada deforestasi masif, pelanggaran hak-hak masyarakat adat, hilangnya mata pencaharian tradisional, serta ...

Oleh: Ahsan Jamet Hamidi (Ketua PRM Muhammadiyah Legoso, Tangerang Selatan) Komedian Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama. Dalam konten lawakannya, Pandji mengkritik para politisi yang gemar memamerkan aktivitas salat di ruang publik, untuk meraih simpati. Pandji mempertanyakan apakah tindakan tersebut—yakni salat yang dipertontonkan—dapat menjamin kebaikan perilaku seorang politisi. Kurang lebih demikianlah maksud kritik yang disampaikannya. Namun demikian, ...

Ringkasan:● Perdebatan pelarangan hijab di sekolah mencerminkan tarik-menarik antara perlindungan anak dan kebebasan beragama.● Kebijakan ini memicu sengketa hukum terkait diskriminasi dan efektivitas integrasi sosial anak.● Pendekatan dialogis dan pendampingan sekolah dinilai lebih efektif dibandingkan larangan total secara hukum. Republikasi dari Omong-Omong Media Di Eropa, perdebatan dalam ruang publik kembali mengemuka: bolehkah pemakaian hijab dibatasi di sekolah, dan jika boleh, pada ...

Ringkasan:● Negara wajib menjamin kebebasan beragama dan beribadah sesuai Pancasila dan UUD 1945.● Legalitas rumah ibadah merupakan bentuk perlindungan hukum negara, bukan pembatasan kebebasan beragama.● Semua rumah ibadah harus diperlakukan setara tanpa diskriminasi dalam kebijakan pemerintah daerah. Oleh: Dewa Sanjaya | Republikasi dari DENPOST.id Anggota DPRD Kabupaten Badung, Dr. I Putu Parwata, menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak beragama dan ...

Catatan atas Buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia Ringkasan:● Mengenal Ahmadiyah secara langsung membantu meruntuhkan prasangka dan kesalahpahaman yang diwariskan.● Keberagaman penulis dan perspektif menegaskan bahwa empati tumbuh dari perjumpaan dan keterbukaan.● Perbedaan yang diterima sebagai keniscayaan menjadi fondasi hidup bersama yang inklusif dan manusiawi. Oleh : Ahsan Jamet Hamidi Minggu lalu, saya mengikuti peluncuran buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia: 100 ...

Ringkasan:● Kepemimpinan Katolik menekankan pelayanan dan kerendahan hati sebagai dasar dialog lintas iman.● Dialog lintas iman merupakan konsekuensi etis kepemimpinan pelayan untuk merawat toleransi dan ruang publik inklusif.● Kerja sama lintas iman menjadi wujud konkret dialog dalam membangun keadilan sosial dan solidaritas. Oleh: Laurensius Rio | Republikasi dari Mubadalah.id Dialog lintas iman menemukan maknanya ketika berbuah pada kerja sama konkret. ...

Ringkasan:● KUHP baru 2026 berisiko memicu kriminalisasi minoritas akibat pasal karet yang multitafsir.● Ketimpangan relasi kuasa dan penolakan sosial menjadi hambatan utama perlindungan kebebasan beragama.● Implementasi hukum harus berbasis HAM dan dialog inklusif demi mencegah legitimasi intoleransi. Oleh: Rindrasari | Republikasi dari YKPI Transisi menuju pemberlakuan KUHP baru pada awal 2026 membawa peluang sekaligus ketidakpastian bagi perlindungan kebebasan beragama. Perubahan ...