Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Menyingkap Persatuan: Cara Minoritas Muslim Thailand Merajut Masyarakat Multikultural

Republikasi dari Taylor & Francis Online

Judul Asli: Unveiling unity: how Thailand’s Muslim minorities weave a multicultural society
Penulis: Setia Gumilar, Mohammad Taufiq Rahman, Dody S. Truna, dan Muhammad Roflee Waehama

Abstrak:

Penelitian ini menganalisis penerapan praktik multikulturalisme di Thailand, khususnya pada komunitas minoritas Muslim, serta membandingkannya dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, yakni Myanmar dan Filipina. Dengan menggunakan metode kualitatif serta teori multikulturalisme dan identitas budaya, penelitian ini mengkaji persamaan, perbedaan, tantangan, dan peluang dalam mendukung keberagaman dan inklusi. Sejalan dengan itu, penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh partisipan sukarela yang dipilih untuk memberikan wawasan mendalam yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kebijakan untuk mendorong multikulturalisme, pelaksanaannya belum merata dan komunitas Muslim di Thailand Selatan masih menghadapi diskriminasi dan ketimpangan. Perbandingan antara Thailand, Myanmar, dan Filipina mengungkapkan adanya hambatan yang serupa, meskipun ketiga negara tersebut memiliki prinsip-prinsip nasional yang mendukung multikulturalisme. Penelitian ini mengidentifikasi peluang berupa meningkatnya kesadaran akan hak-hak minoritas dan pemberdayaan ekonomi, tetapi tantangan seperti konflik etnis dan kebijakan yang tidak konsisten masih tetap signifikan. Temuan penelitian ini menegaskan kontribusi penting pemikiran Taylor, Connolly, dan Eck dengan menunjukkan bahwa multikulturalisme memerlukan pengakuan institusional serta keterlibatan yang berkelanjutan dan nyata terhadap keberagaman untuk mencapai inklusi yang sejati di Asia Tenggara.

Untuk membaca artikel secara utuh silakan kunjungi tautan berikut: https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2579170

Editor: Andrianor