Ringkasan:● Perempuan Ahmadiyah menghadapi kerentanan berlapis akibat diskriminasi gender dan keyakinan.● Jalsah Salanah menjadi ruang spiritual sekaligus forum memperkuat perlindungan dan suara perempuan.● Negara didesak menjamin hak-hak konstitusional perempuan minoritas dari kekerasan dan stigma struktural. Oleh: Neno Karlina Paputungan | Republikasi dari Tentangpuan.com Embun masih menggantung pelan di dedaunan ketika angin lembut menyapu halaman Masjid Mubarak di Kelurahan Motoboi Besar. ...
Ringkasan:● Jalsah Salanah 2025 menjadi momen penguatan hak perempuan Ahmadiyah bersama 16 HAKtP.● Aktivis desak negara lindungi perempuan Ahmadiyah dari diskriminasi berbasis keyakinan.● Keterlibatan aktif perempuan dalam Jalsah memperlihatkan kapasitas mereka dan urgensi representasi publik. Republikasi dari Tentangpuan.com Pelaksanaan Jalsah Salanah Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) tahun 2025 bertepatan dengan momentum internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKtP). Kegiatan ...
Ringkasan:● Demokrasi dan kebebasan beragama terancam oleh polarisasi, represi negara, dan bias media.● Krisis iklim dan isu minoritas membutuhkan pemberitaan yang adil, empatik, dan tidak maskulin-sentris.● Jurnalisme etis menuntut verifikasi, independensi, dan keberpihakan pada kelompok rentan demi ruang publik inklusif. Oleh: Ahsan Jamet Hamidi Sabtu lalu, saya menghadiri sebuah diskusi kecil yang diselenggarakan oleh kawan-kawan Jurnalis Independen Banten. Mereka tergabung ...
Ringkasan:● Program TAB Angkatan VI di Yogyakarta melatih 30 pemuda sebagai duta perdamaian dan kebinekaan.● Kegiatan kolaboratif ini bertujuan mengembangkan perspektif kritis tentang keberagaman yang harus diperjuangkan.● Peserta dibekali pelatihan dialog, keadilan sosial, dan produksi film pendek sebagai media kampanye perdamaian. Republikasi dari DIAN/Interfidei Sebanyak 30 pemuda dari berbagai latar belakang agama, kepercayaan, dan budaya berkumpul di Yogyakarta untuk mengikuti ...
Ringkasan:● Seminar membahas dampak penerapan KUHP Nasional terhadap ruang kebebasan beragama di tingkat lokal.● Pembicara menyoroti potensi kriminalisasi, pasal karet, dan perlunya penguatan respons masyarakat sipil.● Solusi ditekankan pada pentingnya solidaritas lintas agama dan pendidikan publik untuk mencegah pelanggaran KBB. Oleh: Risdo Simangunsong | Republikasi dari Jakatarub Senin (24/11/2025) diadakan seminar bertajuk “Dampak Penerapan KUHP Nasional terhadap Kebebasan Beragama dan ...
Ringkasan:● Gereja-gereja bergerak cepat membuka pos darurat untuk membantu warga terdampak banjir dan longsor.● Jaringan ekumenis menyiapkan Pos Terpadu Tanggap Bencana untuk memadukan aksi lintas sinode dan wilayah.● Kolaborasi gereja dan lembaga kemanusiaan memperkuat koordinasi, distribusi bantuan, dan respons di lapangan. Republikasi dari PGI Bencana banjir dan longsor yang melanda Tapanuli Tengah, Sibolga, dan sejumlah wilayah lainnya di Sumatera Utara ...
Perdebatan tentang sains, agama, dan tradisi merupakan pergulatan yang sangat panjang dalam sejarah peradaban manusia. Upaya merefleksikan dan memosisikan diri menjadi bagian penting dalam memahami makna dan hakikat pengetahuan bagi kehidupan manusia. Ringkasan:● Epistemologi lokal menawarkan cara memahami pengetahuan yang ekosentris dan relasional.● Modernitas Barat dipertanyakan karena cogito dianggap melahirkan dominasi manusia atas alam.● Epistemologi relasional menekankan koherensi, intersubjektivitas, dan ...
Ringkasan:● Kolaborasi lintas agama penting untuk memperkuat keadilan ekologis dan perlindungan kelompok rentan.● Komunitas Sri Tumuwuh menunjukkan praktik ekokrasi melalui ritual budaya yang memulihkan harmoni manusia–alam.● Perubahan perspektif menuju ekokrasi menekankan pentingnya mendengarkan suara manusia dan alam sebagai dasar pemulihan ekologis. Oleh: Fransisca Yohana Sri Winarsih | Republikasi dari ICRS In the face of the ecological crisis, religious communities are ...
Oleh: Nicholas Ryan Aditya & Robertus Belarminus | Republikasi dari Kompas.com Ringkasan:● Kemenag akan mengadakan perayaan Natal bersama untuk pertama kalinya.● Menag Nasaruddin Umar menyebut langkah ini sebagai sejarah dan konsistensi toleransi.● Indonesia dianggap sebagai model toleransi beragama yang ditiru oleh banyak negara. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, untuk pertama kalinya, Kementerian Agama akan menggelar perayaan Natal bersama. Meski ...
Ringkasan:● Perempuan menjadi kelompok paling rentan dalam konflik berbasis agama dan keyakinan.● Diskriminasi berlapis membuat perempuan menghadapi kekerasan fisik, spiritual, dan ekonomi.● Perempuan berperan penting dalam merawat perdamaian dan mendokumentasikan pelanggaran KBB. Oleh: Rikhul Jannah | Republikasi dari NU Online Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) periode 2010-2014, Yuniyanti Chuzaifah, mengatakan bahwa perempuan beragama menjadi kelompok paling ...
















