Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Suriya mengibaratkan bahwa kerukunan umat beragama di Malaysia layaknya permadani tenun, sebuah definisi yang metaforis tetapi sarat makna. Oleh: Sofia Ainun Nafis | Republikasi dari Mubadalah.id Salah satu insight menarik yang saya dapat ketika beberapa hari lalu mengikuti seminar internasional di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta adalah cerita religious harmony (kerukunan umat beragama) di Malaysia. Seminar ini dikemas dalam tajuk “2R: Ruang Riung”. Panel kegiatan hari ...

By: Anthon Jason | Republished from ICRS The complexities of human interactions with landscapes often highlight how greater forces can exacerbate vulnerability and marginalization. When environmental challenges such as deforestation or pollution arise, they disproportionately impact the poor and marginalized, depriving them of their livelihoods and cultural identity. A parallel pattern of resource absorption and development is now seen in ...

The state has resorted to intimidation, arbitrary arrests and systemic silencing of dissent. By: Muhamad Isnur | Republished from The Jakarta Post After civil society organizations submitted an urgent appeal to the Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights last month, the Indonesian Legal Aid Foundation (YLBHI) continued gathering evidence showing at least eleven recurring patterns of ...

Oleh: Arina Rahmatika | Republikasi dari GUSDURian  Beberapa tahun lalu saya berkesempatan mengunjungi Pulau Bali, sebuah tempat yang kerap disebut sebagai surga dunia. Namun di balik keindahan pantainya, tersimpan kisah yang jarang diceritakan. Bagaimana hubungan antarumat beragama di sana perlahan berubah. Dari hasil wawancara dengan beberapa warga lokal, saya mendengar ungkapan yang sederhana tetapi menyimpan luka sejarah. “Dulu kita saudara, ...

Oleh: Belinda Vania D. | Konten ini diambil dari akun Instagram SETARA Institute Katanya negara yang mengharagi perbedaan, katanya negara yang mengakui kebebasan beragama. Namun kenyataannya hal tersebut seperti menjadi “omon – omon” saja. Intoleransi kian merebak di berbagai wilayah, pembubaran kegiatan ibadah salah satu kelompok minoritas menjadi bukti bagaimana kebebasan beragama untuk masyarakat Indonesia dilanggar. Lagi – lagi pemerintah ...

Oleh: Danu Aris Setiyanto | Republikasi dari GUSDURian Prolog: Budaya dan Agama Secara umum budaya adalah segala sesuatu yang dibuat cipta dan karya oleh manusia. Budaya tidak ditemukan unsur wahyu Tuhan di dalamnya. Agama berasal dari cipta dan karya Tuhan. Tapi faktanya tidak setegas demikian, karena banyak hal agama dipengaruhi oleh budaya, dan banyak hal budaya dipengaruhi oleh agama. Budaya ...

Oleh: Anna Soetomo (Indonesian Consortium of Religious Studies/ICRS) Apakah hak orang tua atas agama anak dapat dibatasi? Artikel ini disarikan dari diskusi dalam empat presentasi dalam dua panel pada The 8th Human Rights Conference yang diselenggarakan oleh Sydney Southeast Asia Center di Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tanggal 11-13 Agustus 2025. Panel pertama yaitu panel 2.6. Alternative Perspectives on Religion ...

Oleh: Arina Rahmatika (Dosen; Penggerak Komunitas GUSDURian Jogja) | Republikasi dari GUSDURian Sebagai seorang perempuan Muslim yang menggunakan jilbab, saya sering kali merasa berada di posisi mayoritas yang relatif aman. Sejak pertama kali memutuskan untuk mengenakan jilbab, saya jarang dipertanyakan, apalagi dipersoalkan. Bagi sebagian besar orang di sekitar saya, jilbab adalah hal yang biasa, bahkan dianggap sebagai tanda kesalehan dan ...

Oleh: Ahsan Jamet Hamidi (Anggota Dewan Pengarah Sekretariat Bersama KBB Indonesia) “Jika masyarakat adat adalah perambah hutan, maka sejak ribuan tahun lalu, hutan yang ada di sekitar tempat tinggal kami pasti sudah habis terbabat dan berubah menjadi hamparan tanah tandus tak berpohon.” Pernyataan seorang tokoh adat di pedalaman Kalimantan Timur itu begitu melekat dalam ingatan saya ketika pertama kali menginjakkan ...

Oleh Koalisi Advokasi KBB Indonesia Kami, Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Indonesia, yang baru saja menyelenggarakan konferensi tahunan di Tomohon, Bumi Minahasa, Sulawesi Utara, 1-4 September 2025, menyampaikan maklumat sekaligus ketegasan sikap kami mengenai situasi mutakhir demokrasi di Tanah Air tercinta. Berikut 7 butir maklumat kami: Demikian Maklumat Minahasa yang menjadi posisi kami, sekaligus pedoman bagi kami dalam ...