Ringkasan:● Narasi keimanan disalahgunakan negara untuk mengalihkan tanggung jawab atas kegagalan sistemik dalam mitigasi bencana.● Tanggung jawab struktural negara tidak dapat digantikan oleh iman atau kesabaran warga yang paling rentan terdampak.● Ketimpangan gender dan kebutuhan spesifik korban perempuan sering diabaikan dalam penanganan bencana dan distribusi bantuan. Oleh: Widi Iskandar Rangkuti | Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram JAKATARUB, SEJUK, ...
Ringkasan:● Pelatihan PFA–TIS memperkuat kapasitas pendamping lintas iman dalam merespons trauma korban kekerasan berbasis agama.● PFA membekali pendamping dengan keterampilan dukungan psikososial awal yang aman, empatik, dan sensitif trauma.● TIS mendorong komunitas membangun sistem pendampingan terstandar untuk mencegah trauma berulang dan memperkuat pemulihan. Oleh: Ucu Cintarsih | Republikasi dari JAKATARUB JAKATARUB bekerja sama dengan mahasiswa Magister Psikologi Universitas Kristen Maranatha, ...
Ringkasan:● Pemaknaan rahmatan lil ‘alamin yang antroposentris berkontribusi pada abainya tanggung jawab ekologis.● Krisis ekologis merupakan dampak eksploitasi alam yang mengabaikan etika dan keberlanjutan lingkungan.● Islam Kosmik menawarkan kesalehan ekologis yang menautkan relasi Tuhan, manusia, dan alam secara setara. Oleh: Noer Fahmiatul Ilmia (Staf ISIF dan Gusdurian Cirebon) | Republikasi dari ISIF Selama ini, konsep Islam rahmatan lil ‘alamin masih ...
Ketidaktegasan pemerintah dalam menyikapi persoalan ini dinilai berpotensi berdampak negatif terhadap indeks toleransi Kota Samarinda. Ringkasan:● AAKBB Kaltim mendesak Pemkot Samarinda tegas menerbitkan PBG Gereja Toraja Samarinda Seberang.● Mandeknya PBG dinilai mencederai hak konstitusional dan berpotensi menurunkan indeks toleransi kota.● AAKBB berharap penyelesaian adil, tanpa diskriminasi, demi kebebasan beragama dan kerukunan masyarakat. Oleh: Muhammad Zulkifli | Republikasi dari Akurasi.id Aliansi ...
Ringkasan:● Gen Z menuntut keotentikan dalam beragama, bergeser dari ritual rutin menuju spiritualitas yang personal dan kritis.● Mereka menolak kemunafikan dan politisasi agama, sehingga partisipasi keagamaan bersifat bersyarat atau sesekali.● Perubahan ini bukan penolakan agama, melainkan evolusi spiritual yang memerlukan pendekatan moderat dan relevan. Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Jakatarub dan Institut DIAN/Interfidei Caption: Is Gen Z abandoning ...
Republikasi dari MDPI Judul Asli: Structural Violence and Religious Freedom: Towards a Legal Principle of Structural Justice in the Chilean ExperiencePenulis: Alessia Baghino Abstrak: Yurisprudensi terbaru di Chili mengenai kebebasan beragama masyarakat adat telah mengungkapkan adanya disonansi (ketidakselarasan) yang mendalam antara kategori hukum yang diterapkan oleh pengadilan dan konsepsi spiritual masyarakat adat. Kesenjangan antara pengakuan formal dan perlindungan efektif terhadap situs-situs ...
Ringkasan:● Perlu redefinisi konsep minoritas sebagai persoalan struktural berbasis relasi kuasa.● Regulasi dipandang krusial untuk memastikan identitas dan kelompok rentan tidak mengalami diskriminasi.● Mahasiswa didorong memperluas ruang intelektual di luar kampus guna memperkuat kepekaan sosial. Republikasi dari elsaonline Yayasan Pemberdayaan Komunitas (YPK) Lembaga Studi Sosial dan Agama (ELSA) Semarang bekerja sama dengan Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas ...
Ringkasan:● Jalsah Salanah di Krucil berlangsung tenang berkat dukungan kuat komunitas dan aparat lokal.● Di balik ketenangan, kegiatan tetap dinaungi kewaspadaan akibat residu ketegangan dan SKB 3 Menteri.● Penyelenggaraan yang lancar mencerminkan hasil negosiasi panjang menghadapi pembatasan di berbagai daerah. Oleh: Tedi Kholiludin | Republikasi dari elsaonline Letak Dusun Krucil, Desa Winong, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, tidak persis berada di ...
Ringkasan:● Kebebasan beragama di Indonesia tergerus oleh negara, aparat, dan ormas melalui toleransi semu.● Toleransi murahan memosisikan minoritas sebagai objek belas kasih mayoritas, bukan warga setara.● Orang muda menuntut toleransi mahal berbasis kesetaraan, inklusivitas, dan perlindungan hak nyata. Oleh: M. Naufal Waliyuddin | Republikasi dari Rumah KitaB Menjelang pergantian tahun, situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) di Indonesia masih belum ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram YKPI, CIS Timor, dan AJI Yogyakarta Caption: Webinar Nasional HAKTP 2025 dan Hari HAM:“Mengurai Kekerasan Struktural terhadap Perempuan:Dari Kawin Tangkap, Perempuan dalam Situasi Bencana, hingga Regulasi Diskriminatif” Kekerasan terhadap perempuan terus meningkat—dari Aceh, Yogyakarta, hingga NTT. Mulai dari kawin tangkap, kekerasan seksual, diskriminasi dalam aturan, hingga kerentanan perempuan dalam bencana dan konflik keagamaan.Peringatan ...
















