Konten ini diambil dari akun Instagram Institut DIAN/Interfidei Ketika hutan dibabat, gajah terusir, dan bumi menangis, kita sedang menyaksikan dosa ekologis yang dilakukan atas nama pembangunan. Iman sejati bukan diam, tapi berpihak pada kehidupan ✊🌏 Ringkasan Konten:● Hutan Seblat musnah oleh sawit, menghilangkan rumah gajah dan ruang spiritual kehidupan.● Kerusakan alam disebabkan keserakahan manusia yang melanggar hukum dan etika agama. ● Iman sejati ...
Recap Plenary Session 2: “Interreligious Engagement for Ecological Justice” Kontributor: Misni Parjiati | Republikasi dari ICIR Rumah Bersama Ringkasan:● Keadilan ekologis menuntut dialog antariman dan kepedulian terhadap suara alam serta kelompok terpinggirkan.● Konsep ekokrasi menekankan kemitraan manusia dan bumi melalui sikap mendengar, bukan sekadar berbicara.● Kearifan Jawa (ngalah, ngalih, ngamuk) menjadi praktik nyata menghadapi krisis dan memperjuangkan inklusi. Sesi pleno ...
Masjid semestinya menjadi tempat yang aman dan ramah bagi siapa saja, termasuk para musafir. Ringkasan:● Kekerasan di Masjid Agung Sibolga menewaskan musafir muda, memicu kritik tajam atas fungsi masjid yang menyempit.● Kekerasan di rumah ibadah mencerminkan menurunnya semangat inklusivitas dan kemanusiaan dalam beragama.● Masjid perlu kembali menjadi ruang publik yang terbuka, aman, dan ramah bagi siapa pun tanpa diskriminasi. Oleh: ...
Oleh: Defrico Alfan Saputra | Republikasi dari Kaltim Today Ringkasan:● AAKBB Kaltim menyoroti minimnya guru agama non-Muslim di sejumlah Sekolah Dasar, khususnya di Samarinda.● Kekurangan guru terjadi akibat keterbatasan anggaran dan sulitnya perekrutan di sekolah negeri.● AAKBB Kaltim dan Kemenag Samarinda berupaya mencari solusi agar siswa non-Muslim mendapat pendidikan agama yang layak. Advokasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AAKBB) Kalimantan Timur ...
Oleh: Arina Rahmatika Ringkasan:● Banyak kelompok keagamaan di Indonesia masih harus beribadah diam-diam karena takut intoleransi dan persekusi.● Pembiaran terhadap pembubaran acara keagamaan menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap kebebasan beragama.● Kebebasan beragama sejati membutuhkan empati dan jaminan rasa aman bagi semua warga negara. Tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga kami bersiap menyambut kedatangan seorang habib dari Gresik yang akan mengisi ...
Republikasi dari PGI Ringkasan:● Relasi Katolik–Protestan di Indonesia berkembang dari dialog teologis menjadi spiritualitas bersama yang menyentuh dimensi sosial dan ekologis.● Persatuan iman dipahami bukan sebagai keseragaman doktrin, melainkan perjalanan bersama menuju kemanusiaan dan keutuhan ciptaan.● Gereja diajak melangkah dari kolaborasi karitatif menuju spiritualitas ekoprofetik yang membela manusia dan bumi. Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, menegaskan bahwa ...
Oleh: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari ICRS Ringkasan:● Institusi agama menampilkan kontradiksi dengan mendukung lingkungan secara tekstual tetapi terlibat dalam industri ekstraktif yang merusak.● Komunitas rentan yang merasa dikhianati oleh institusi agama kini kembali berpegang teguh pada adat istiadat untuk keadilan ekologis.● Masalah ekologi bersifat struktural, bukan sekadar moral. Is religion always environmentally friendly? Religion has textual sources that teach interpreting them ...
Konten ini diambil dari akun Instagram Yayasan LKiS Pendidikan Kepercayaan, Tantangan dan Peluang. Pendidikan Kepercayaan di Indonesia menghadapi tantangan kompleks, dari miskonsepsi publik hingga integrasi dalam sistem pendidikan. Namun, justru di situlah peluang besarnya. Kearifan lokal, nilai luhur, dan filosofi hidup yang terkandung di dalamnya merupakan kekuatan nyata untuk memperkaya khazanah bangsa, membentuk identitas yang inklusif, dan menjawab masalah kebangsaan ...
Dari forum lintas negara, muncul refleksi tentang bagaimana relasi agama dan negara memengaruhi ruang gerak perempuan di dunia Muslim serta bagaimana Indonesia menawarkan model keberagamaan yang lebih setara dan membebaskan. Oleh: Marzuki Rais (Ketua Yayasan Fahmina) | Republikasi dari Yayasan Fahmina Ringkasan:● Di Malaysia, tafsir agama dimonopoli negara sehingga membatasi gerakan perempuan dan pandangan alternatif.● Kebebasan tafsir keagamaan di Indonesia lebih luas, ...
Buku Kursus Pembuat Perubahan merupakan panduan fasilitator yang membantu masyarakat lokal mempelajari, menghargai, dan mendukung Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) untuk semua. Panduan ini berisi sembilan sesi pelatihan interaktif dan praktis yang dapat digunakan oleh berbagai komunitas untuk memperkuat pemahaman dan praktik KBB di tingkat akar rumput. Berikut adalah sambutan dan komentar tentang buku ini dari Zainal Abidin Bagir, Alissa ...
















