Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Oleh: Riyad Dafhi R. | Republikasi dari Banjartimes Ringkasan:● Religi Expo menghadirkan ruang perjumpaan lintas iman untuk merayakan keberagaman dan mengurangi prasangka.● Ahmadiyah memanfaatkan expo untuk berdialog terbuka dan menegaskan kesamaan ajaran Islam yang mereka anut.● Indeks toleransi Banjarmasin meningkat seiring upaya kolaboratif merawat keberagaman dan ekspo menambahkan pesan penting merawat lingkungan. Puluhan komunitas lintas agama, kepercayaan, dan suku berkumpul ...

Penulis: Testriono, Ismatu Ropi, Aldi Nur Fadil Auliya, Dedy Ibmar, Savran Billahi, Tati RohayatiEditor: Testriono, Aldi Nur Fadil AuliyaDiterbitkan oleh: UIN Jakarta Press bekerjasama dengan PPIM UIN Jakarta Cetakan I : Desember, 2024 | xx + 306 hlm Sinopsis Masalah lingkungan dan perubahan iklim menjadi tantangan global yang semakin mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sementara Indonesia, menurut berbagai studi dan ...

Oleh: Nuzula Nailul Faiz | Republikasi dari CRCS UGM Ringkasan: ● Studi agama memperkuat sinergi akademik–aktivisme untuk mendorong keadilan sosial dan lingkungan.● Alumni CRCS menerapkan wawasan lintas disiplin dalam pemberdayaan komunitas, mitigasi konflik, dan isu ekologi.● Kolaborasi akademis dan praksis terbukti efektif membangun transformasi sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Segregasi antara kerja akademik dan aktivisme sering kali digambarkan terpisah oleh ...

Oleh: Rahcmad Sutisna Hamijaya (Penggerak Komunitas GUSDURian Banjarmasin, Kalimantan Selatan) | Republikasi dari GUSDURian Ringkasan:● Konten keagamaan provokatif mudah menyebar tanpa verifikasi dan memicu konflik sosial.● Moderasi beragama menuntut literasi digital, sanad keilmuan, dan dialog lintas iman.● Pendekatan dialogis lintas iman terbukti efektif menyebarkan nilai moderasi dan toleransi di era digital. Meningkatnya konten keagamaan yang tidak akurat dan bernada provokatif ...

Oleh: Suci Ambarwati Ringkasan:● Penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional mengabaikan sejarah kekerasan Orde Baru terhadap KBB.● Orde Baru menindas iman dan identitas melalui pembatasan agama resmi, diskriminasi, dan kekerasan negara.● Gelar pahlawan tersebut menormalisasi kekerasan dan mengkhianati korban serta kebenaran sejarah. Pemerintah resmi menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Keputusan ini disambut sebagian pihak sebagai bentuk “penghargaan atas jasa pembangunan dan ...

Ringkasan:● Orang muda berpotensi mendorong perdamaian, tetapi masih rentan terpapar intoleransi dan diskriminasi.● Gerakan KBB belum sepenuhnya representatif dan membutuhkan lensa interseksional serta kolaborasi lintas identitas.● Partisipasi orang muda harus bermakna dengan internalisasi nilai KBB dan dukungan sistem demokratis. Oleh: Rahmatul Amalia N. Ahsani | Republikasi dari INFID Tulisan ini merupakan refleksi personal penulis bersama orang muda pegiat isu KBB ...

Recap Plenary Session 2: Multi-faceted Religion and Ecological Crisis Kontributor: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari ICIR Rumah Bersama Ringkasan:● Agama memiliki wajah ganda: mendukung pelestarian alam sekaligus terlibat dalam industri perusak lingkungan.● Ketika hukum dan lembaga agama gagal, masyarakat adat kembali pada tradisi untuk mencari keadilan ekologis.● Green deen tidak cukup tanpa perlawanan terhadap korupsi dan ketimpangan struktural penyebab ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB, dan Komnas Perempuan mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku (Hybrid) Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Senin, 17 November 2025⏰ Pukul 13.00–16.00 WIB📍Ruang Persahabatan, Komnas Perempuan & ZOOM🔗 Link Registrasi: https://bit.ly/RegisModulKBB-KP📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan ...

Oleh: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari ICRS Ringkasan:● Kelompok marjinal menghadapi hambatan berlapis akibat stigma, diskriminasi struktural, dan layanan publik yang tidak responsif.● Perempuan dengan disabilitas dan perempuan adat mengalami kerentanan ganda yang meningkatkan risiko kekerasan dan eksklusi.● Pendekatan interseksional diperlukan untuk memperkuat ketahanan, memperluas partisipasi, dan membangun komunitas inklusif. Supporting the resilience of marginalized groups requires an intersectional ...

Tolak Soeharto jadi pahlawan!! Dari pembantaian 1965, penembakan Tanjung Priok 1984, diskriminasi terhadap Tionghoa, hingga kerusuhan Mei 1998, rezim ini menindas iman dan identitas atas nama stabilitas. Kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) dikorbankan demi kekuasaan. Kenali sejarah. Lindungi KBB. Jangan biarkan pelanggar HAM jadi pahlawan. ...