Konten ini diambil dari akun Instagram PUSAD Paramadina Dua pemimpin agama pernah berdiri di sisi yang saling membenci. Keduanya kehilangan orang yang dicintai dan keyakinan pada manusia. Namun dari luka yang sama, mereka menemukan keberanian untuk saling percaya. The Imam and the Pastor mengingatkan kita bahwa perdamaian tidak lahir dari kesepakatan, tapi dari keputusan untuk berhenti takut pada yang berbeda. ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram AMAN, BPAN, dan SEJUK Nulker dan Rusmin ialah wajah perlawanan Masyarakat Adat yang mencari keadilan di negeri sendiri. Mereka sudah berdamai, tapi aparat justru memperpanjang penahanan. 🙅🏽‍♀️🙅‍♂️ LBH Padang menyebut penyidik mengabaikan prinsip keadilan restoratif dan melanggar etika profesi. Bebaskan Nulker dan Rusmin! Hentikan kriminalisasi Masyarakat Adat! ✊ ...
Konten ini diambil dari akun Instagram PUSAD Paramadina Mediasi komunitas bukan hanya menyelesaikan konflik, tapi juga membangun kembali kepercayaan dan hubungan sosial. Dengan dialog, empati, dan partisipasi warga, ia menjadi dasar perdamaian berkelanjutan di tingkat akar rumput. ...
Republikasi dari Wahid Foundation Ringkasan:â—ŹÂ Buku “Suara dari Bima” berisi narasi perempuan dan pemuda Bima tentang lingkungan, gender, dan perdamaian.â—ŹÂ Buku ini wujud nyata kontribusi kaum muda membangun narasi damai serta aksi sosial yang kontekstual.â—ŹÂ Program WE NEXUS memperkuat ketangguhan masyarakat Bima lewat kolaborasi, pemberdayaan perempuan, dan aksi lingkungan berkelanjutan. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Wahid Foundation bersama La Rimpu dan LP2DER ...
Oleh: Fardan Mahmudatul Imamah | Republikasi dari ICRS This essay asks if theology that envisions harmony between humans and nature is naĂŻve, given a world that’s growing hotter and drier. On one hand, religious narratives—especially those in the Franciscan tradition—revive a loving language toward creation. They refer to elements of nature as Brother Sun, Sister Moon, and Sister Earth. On ...
Komunitas penghayat kepercayaan makin terdesak oleh pembangunan. PSN memicu konflik sosial. Republikasi dari Tempo Ringkasan:â—ŹÂ Proyek strategis nasional dan pembangunan makin menjepit ruang hidup serta lokasi ritual penghayat kepercayaan.â—ŹÂ Meski diakui hukum, pemerintah memperlakukan penghayat sebagai warisan budaya, bukan keyakinan setara agama.â—ŹÂ Intimidasi, diskriminasi, dan konflik lahan membuat banyak penghayat kepercayaan terpaksa menyembunyikan identitasnya. MASYARAKAT adat dan penghayat kepercayaan ibarat warga negara kelas ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Yayasan LKiS dan GEMA PAKTI Yogyakarta Pada hari Kamis, 12 Oktober 2025, Yayasan LKiS bersama GEMAPAKTI DIY mengadakan Konsolidasi Orang Muda Penghayat dalam Memperkuat Komunitas dan Jaringan di DIY. Pertemuan ini menjadi ruang temu sekaligus perayaan hari ulang tahun GEMAPAKTI menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus mempertegas kontribusinya dalam mendukung peran ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram LBH Manado, Gusdurian Manado, dan Koalisi Advokasi KBB Sulut DISKUSI AKADEMIK🕊️ “Integrasi Nilai dan Norma Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan dalam Pendidikan Teologi dan Agama Kristen Menuju Ruang Sipil yang Inklusif di Sulawesi Utara” Bagaimana tafsir agama yang sempit dan kebijakan pemerintah yang eksklusif dapat menjadi akar pelanggaran terhadap Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB)? ...
Pertukaran Pembelajaran Lintas Negara tentang Keselamatan Digital dan Hak Asasi Manusia (JISRA) di Indonesia berhasil mempertemukan pemimpin agama, pemuda, dan changemakers dari berbagai negara. Acara ini bertujuan mengokohkan keamanan daring, mempromosikan tanggung jawab digital, dan mengatasi tantangan global seperti radikalisasi dan polarisasi. Fokus utama program ini adalah menjembatani kesenjangan generasi dan agama. Peserta didorong untuk menjadi agen perubahan yang menggunakan ...
Oleh: Ahsan Jamet Hamidi – Anggota Dewan Pengarah SEKBER KBB “Konferensi internasional agama-agama jadul? Apakah itu berarti lawannya agama-agama pendatang? Berarti kembali ke suasana masa jahiliah lagi, dong.” Komentar itu disampaikan oleh seorang teman terhadap perhelatan yang akan saya hadiri. Tidak heran dengan sikap sebagian teman yang agak sinis, seperti yang tercermin dalam pertanyaan bernada penuh curiga di atas. Saya ...
















