Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Penulis: Nurin | Republikasi dari Jakatarub Agama, dalam esensinya, adalah jalan spiritual yang menjanjikan kedamaian, keadilan dan kesetaraan. Namun, dalam sejarah panjangnya, agama sering disalahgunakan sebagai alat melanggengkan kekuasaan, menindas kelompok tertentu, terutama perempuan. Kita sering mendengar tentang keindahan agama, tentang cinta kasih, kedamaian dan keadilan yang diajarkannya. Tapi, bagaimana ia justru menjadi sumber air mata? Bagaimana jika kitab suci ...

Penulis: Putri Nur Habibah | Ilustrasi: Wikimedia Diskusi Virtual Bulanan Koalisi Advokasi KBB Indonesia April 2025 mengangkat tema “Memukul-Balik Tren Otokratisasi: Belajar dari Pangkalan Data “Damai Pangkal Damai.” Tujuan utamanya untuk menyoroti ketidakefektifan aksi “Indonesia Gelap” di kwartal pertama tahun 2025, berbeda dengan aksi “Garuda Biru” pada 22 Agustus 2024 yang berhasil memutar balik otokratisasi pada masa itu. Kemerosotan mutu ...

Penulis: Achmad Risky Arwani M | Republikasi dari GUSDURian Sekretariat Nasional (Seknas) Jaringan GUSDURian akan menggelar Temu Nasional (Tunas) 2025 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta pada Agustus mendatang. Hal ini diungkapkan Koordinator Seknas Jaringan GUSDURian Jay Akhmad saat Halalbihalal Jaringan GUSDURian secara daring pada Minggu (27/4/2025) malam.  Jay, sapaannya, mengungkapkan bahwa Tunas tahun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, selain ...

Penulis: Tedi Kholiludin | Republikasi dari Elsaonline Saat dalam perjalanan mudik untuk berlebaran bersama keluarga, saya berbincang enteng dengan istri sembari memperhatikan situasi di jalan raya. Secara kasat mata, dalam perjalanan sejauh 440-an kilometer pulang-pergi, kami berkesimpulan, gelombang mudik tak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Amatan kami ternyata terkonfirmasi melalui data dari Kementerian Perhubungan. Pemudik tahun 2025 berjumlah 146,68 juta orang atau ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam diskusi virtual bulanan: Memukul-Balik Tren Otokratisasi: Belajar dari Pangkalan Data “Damai Pangkal Damai” Jumat, 25 April 2025, Pukul 14.00-16.00 WIB. Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-16 Narasumber: diah kusumaningrum (Dosen FISIPOL, Universitas Gadjah Mada); Dandhy Dwi Laksono (Jurnalis investigasi dan Filmmaker); Asfinawati (Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera); Ismail Al-‘Alam (Sekber Koalisi Advokasi KBB, Moderator) ...

Penulis: Theobaldus Boi Sarah | Republikasi dari GUSDURian “Sudahkah kita beragama?” Itulah pertanyaan pengantar untuk menelusuri jejak religiusitas bangsa Indonesia hari ini. Pertautan antara paskah, idulfitri dan nyepi tidak dimaksudkan untuk mengeksklusikan ketiga kelompok agama yang sedang dan akan merayakan hari besarnya dari kelompok agama lain. Tidak. Kebetulan ketiga hari raya ini dirayakan dalam waktu yang hampir bersamaan pada tahun ...

Oleh: Yogi Febriandi (Indonesian Scholars Network on Freedom of Religion or Belief [ISFoRB]) Perdebatan tentang posisi negara dalam melihat ateisme telah ada bersamaan dengan berdirinya Republik Indonesia. Dalam perumusan Pancasila, sila pertama yang menggunakan kata “ketuhanan” menghadirkan perdebatan sengit dalam melihat posisi agama dalam konstitusi negara (Fachrudin, 2016). Ujung dari perdebatan ini ialah adanya pengakuan tegas kewajiban negara dalam melayani ...

Penulis: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari CRCS Hafalan Shalat Delisa menghadirkan persoalan agama dan disabilitas di ruang publik, tetapi masih mengabaikan tantangan realitas penyandang disabilitas. Pada 2011, Hafalan Shalat Delisa tayang di bioskop dengan kisah yang diadaptasi dari novel karya Tere Liye berjudul serupa. Film ini berkisah sosok Delisa yang kehilangan anggota tubuhnya akibat semong Aceh 2004 tetapi tetap melanjutkan kehidupan sehari-harinya ...

Penulis: Vera Nurul Fadjrizah | Republikasi dari Jakatarub Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan yang signifikan, terutama dalam konteks keberagaman. Radikalisme dan intoleransi semakin mengancam kerukunan antarumat beragama. Tantangan ini diperparah oleh pengaruh budaya populer yang seringkali mengabaikan nilai-nilai tradisional, sehingga generasi muda menjadi rentan terhadap ideologi ekstrem. Dalam menghadapi tantangan ini, penting untuk menegakkan kembali nilai-nilai keberagaman dan moderasi ...

Konflik antara korporasi dan masyarakat adat terjadi di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Yang memprihatinkan adalah korporasi tersebut dimiliki oleh Keuskupan Maumere, dengan nama PT Kristus Raja Maumere (Kristama), dan masyarakat adat yang menjadi korbannya, suku Soge Natarmage dan Goban Runut-Tana Ai, juga penganut Katolik. Diskusi Virtual Bulanan Koalisi Advokasi KBB Indonesia di bulan Maret 2025 ini mengangkat keprihatinan ...