Echo chamber. Media sosial cenderung menyajikan konten yang selaras dengan minat dan pandangan penggunanya. Ketika seseorang mulai mengonsumsi konten bernuansa intoleran atau radikal, algoritma akan terus menyuguhkan konten serupa. Ringkasan:● Algoritma dan echo chamber media sosial mempercepat penyebaran konten radikal pada kelompok rentan.● Radikalisme digital dipicu oleh faktor psikologis, pencarian identitas, dan kebutuhan akan kepastian instan.● Lawan intoleransi melalui verifikasi ...
Ringkasan:● Deteksi warning behaviors krusial untuk mencegah transformasi radikalisme menjadi aksi teror nyata.● Pola radikalisasi kini lebih sunyi dan individual, menuntut kewaspadaan rasional berbasis deteksi dini.● Keamanan Natal terjaga melalui sinergi otoritas dan resiliensi sosial berbasis kasih sayang. Oleh: Yusra R. Nugroho | Republikasi dari Harakatuna.com Setiap tahun, menjelang Natal, kota-kota di Eropa berubah menjadi ruang yang penuh cahaya, musik, ...
Konten ini diambil dari akun Instagram CRCS UGM Captions: Clicks are shaping conflicts. In Indonesia’s digital sphere, algorithms now fuel intolerance, speed up radical shifts, and collapse the distance between online anger and real-world violence. “From Clicks to Conflict” reframes radicalism and extremism through Indonesia’s own data, cases, and digital behavior. Understanding how hate evolves online isn’t optional anymore. It’s ...









