Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: The Concept of Vulnerability in the Context of Religious MinoritiesPenulis: Grażyna Baranowska Abstrak:Bab ini menilai penerapan konsep kerentanan terhadap minoritas agama dan mengeksplorasi nilai tambah dari penggunaan perspektif tersebut dalam konteks hukum hak asasi manusia internasional. Secara khusus, bab ini mengkaji putusan-putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (European Court of Human Rights) dan badan-badan perjanjian ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram AJI Biro Banten, SEJUK, 2 lainnya Caption: Isu relasi antar-pemeluk agama di Indonesia sebenarnya masih jarang banget dibahas. Padahal, di tengah derasnya arus media digital, obrolan soal ini makin penting. Apalagi karena misinformasi, disinformasi, dan narasi kebencian mudah banget tersebar dan bikin suasana makin panas. AJI Jakarta Biro Banten mau ngajak kamu ikut ...
Ringkasan:● Dialog lintas iman menekankan kemanusiaan sebagai jangkar bersama, melampaui perbedaan identitas.● Keadilan dan kerukunan tampil sebagai dua komitmen yang saling menguatkan dalam kehidupan bersama.● Penghormatan terhadap kemanusiaan menjadi dasar kokoh bagi kebebasan beragama dan masa depan yang rukun. Oleh: Muhlisin Turkan – Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) | Republikasi dari PGI Di aula Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) ...
Ringkasan: ● Revisi KUHAP dinilai merapuhkan demokrasi, berpotensi memicu kriminalisasi dan penyalahgunaan wewenang negara.● Hukum yang seharusnya melindungi masyarakat yang beragam justru berpotensi menindas, terutama kelompok rentan, dan mempersempit kebebasan sipil.● Masyarakat dan pemuka agama didesak bersuara untuk menuntut hukum yang adil demi menjamin ruang hidup bersama yang aman. Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Institut DIAN/Interfidei, SEJUK, dan ...
Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: Strengthening the Protection of Religious Minorities by Establishing a New Universal Human Rights TreatyA Necessary or Redundant Effort?Penulis: Aleksandra Gliszczyńska-Grabias Abstrak:Seruan untuk mengadopsi perjanjian internasional yang secara khusus ditujukan untuk memerangi diskriminasi dan kebencian berbasis agama—instrumen yang serupa dengan Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (International Convention on the Elimination ...
Ringkasan:● Perempuan menjadi kelompok paling rentan dalam konflik berbasis agama dan keyakinan.● Diskriminasi berlapis membuat perempuan menghadapi kekerasan fisik, spiritual, dan ekonomi.● Perempuan berperan penting dalam merawat perdamaian dan mendokumentasikan pelanggaran KBB. Oleh: Rikhul Jannah | Republikasi dari NU Online Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) periode 2010-2014, Yuniyanti Chuzaifah, mengatakan bahwa perempuan beragama menjadi kelompok paling ...
Ringkasan:● Krisis lingkungan Indonesia mendesak karena rendahnya kesadaran moral masyarakat dalam merawat alam.● Tokoh lintas agama memiliki kekuatan moral untuk menggerakkan kesadaran ekologis masyarakat.● Kampanye lingkungan oleh pemuka agama mengubah isu ekologis menjadi gerakan moral dan spiritual lintas iman. Oleh: Abdul Warits (Penggerak Komunitas GUSDURian Sumenep, Madura) | Republikasi dari GUSDURian Krisis lingkungan di negara Indonesia akhir-akhir ini bukan lagi ...
Ringkasan:● Komunitas Sungai Utik menunjukkan ketahanan kolektif melalui musyawarah inklusif dan pengelolaan adat berkelanjutan.● Gerakan masyarakat sipil perlu menghubungkan kelompok yang terfragmentasi melalui strategi (gerakan) rimpang dan koalisi.● Advokasi demokrasi diperkuat lewat pendekatan interseksional yang mengaitkan isu adat, lingkungan, dan kebebasan beragama. Oleh: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari ICRS Since the 1980s, the Dayak Iban Menua indigenous community of ...
Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Senin, 24 November 2025⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-23📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan dan keterbatasan modul ini sebagai buku sumber untuk ...
Ringkasan:● Pemuda lintas agama dan negara berkumpul di Peace Camp Jogja untuk membangun keharmonisan.● Beragam sesi dialog dan aktivitas kolaboratif menumbuhkan empati, kerja sama, dan pemahaman perdamaian.● Peace Camp diharapkan menjadi model pendidikan perdamaian dan ruang perjumpaan pemuda berkelanjutan. Oleh: Ubaidillah Fatawi | Republikasi dari Islami.co Sebanyak 60 pemuda dari berbagai sekolah menengah atas di Yogyakarta dan mahasiswa internasional dari ...
















