Oleh: Yohanes Leonardus Krismawan Anugrah Putra, mahasiswa Program Studi Agama dan Lintas Budaya (CRCS), Sekolah Pascasarjana UGM | Republikasi dari CRCS UGM “Yang wafat tak mengguncang karena yang hidup tak cukup menggugat.” Tulisan itu terpampang pada sebuah papan hitam di tengah-tengah pelataran Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Di atas tulisan tersebut, tertoreh sepuluh nama warga yang menjadi korban represi aparat pada aksi ...
Oleh: Anna Soetomo (Indonesian Consortium of Religious Studies/ICRS) Apakah hak orang tua atas agama anak dapat dibatasi? Artikel ini disarikan dari diskusi dalam empat presentasi dalam dua panel pada The 8th Human Rights Conference yang diselenggarakan oleh Sydney Southeast Asia Center di Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tanggal 11-13 Agustus 2025. Panel pertama yaitu panel 2.6. Alternative Perspectives on Religion ...
Republikasi dari SEJUK “Saya pernah memberitakan Ahmadiyah sebagai aliran sesat dan istri-istri Ahmadiyah adalah istri (milik) bersama. Tetapi ternyata informasi itu tidak benar,” kata NS, salah satu jurnalis perempuan dari Kendari dalam diskusiterbatas (FGD) di ajang Festival Media yang digelar di Benteng Rotterdam, Kota Makassar (13/9/2025). NS menyampaikan “pengakuan dosa” berkaitan dengan pengalamannya sebagai jurnalis ketika memberitakan kasus penolakan Ahmadiyah ...
Oleh: Alfian Rico Komimbin | Republikasi dari PGI The second day of the Inter-Religious Conference on Freedom of Religion and the Rights of Religious Minorities in Asia, convened by the Christian Conference of Asia (CCA), directed its focus toward country-specific analyses of religious freedom and the rights of minorities. Scholars, religious leaders, and community representatives presented perspectives from across the ...
Republikasi dari AOSIS Judul Asli: Model of integration of John Calvin’s theology and Pancasila ideology for religious freedom in IndonesiaPenulis: Stevri P.N.I. Lumintang, Zummy A. Dami Abstrak:Artikel ini bertujuan membangun sebuah model integrasi antara teologi John Calvin dan ideologi Pancasila terkait kebebasan beragama serta implementasinya dalam upaya mewujudkan kebebasan beragama yang utuh. Tujuan ini muncul dari pengamatan bahwa kebebasan beragama ...
Oleh: Arina Rahmatika (Dosen; Penggerak Komunitas GUSDURian Jogja) | Republikasi dari GUSDURian Sebagai seorang perempuan Muslim yang menggunakan jilbab, saya sering kali merasa berada di posisi mayoritas yang relatif aman. Sejak pertama kali memutuskan untuk mengenakan jilbab, saya jarang dipertanyakan, apalagi dipersoalkan. Bagi sebagian besar orang di sekitar saya, jilbab adalah hal yang biasa, bahkan dianggap sebagai tanda kesalehan dan ...
Oleh: Ahsan Jamet Hamidi (Anggota Dewan Pengarah Sekretariat Bersama KBB Indonesia) “Jika masyarakat adat adalah perambah hutan, maka sejak ribuan tahun lalu, hutan yang ada di sekitar tempat tinggal kami pasti sudah habis terbabat dan berubah menjadi hamparan tanah tandus tak berpohon.” Pernyataan seorang tokoh adat di pedalaman Kalimantan Timur itu begitu melekat dalam ingatan saya ketika pertama kali menginjakkan ...
Oleh Koalisi Advokasi KBB Indonesia Kami, Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Indonesia, yang baru saja menyelenggarakan konferensi tahunan di Tomohon, Bumi Minahasa, Sulawesi Utara, 1-4 September 2025, menyampaikan maklumat sekaligus ketegasan sikap kami mengenai situasi mutakhir demokrasi di Tanah Air tercinta. Berikut 7 butir maklumat kami: Demikian Maklumat Minahasa yang menjadi posisi kami, sekaligus pedoman bagi kami dalam ...
Republikasi dari elsaonline Senin siang di awal September di Jalan Srikoyo, Surakarta, belasan mahasiswa magang tengah sibuk dengan kegiatan harian mereka. Kantor itu milik Yayasan SPEK-HAM, organisasi masyarakat sipil yang bekerja pada isu-isu kesetaraan dan perlindungan korban kekerasan. Suasana yang biasanya tenang berubah tegang dalam hitungan menit. Sekitar pukul 14.00 WIB, empat pria bermotor berhenti di depan kantor. Mereka mengarahkan ...
Republikasi dari Wahid Foundation Dalam upaya memperkuat harmoni sosial dan ketahanan masyarakat di tingkat akar rumput, Wahid Foundation bersama UN Women, La Rimpu, dan LP2DER, dengan dukungan Korea International Cooperation Agency (KOICA) menggelar Forum Tana’o Sama (Forum Pembelajaran Bersama) dengan tema “Praktik Baik Antar Desa/Kelurahan untuk Perdamaian dan Resiliensi Masyarakat di Kabupaten/Kota Bima” pada Rabu, 27 Agustus 2025. Acara ini ...
















