Ringkasan:● Pemaknaan rahmatan lil ‘alamin yang antroposentris berkontribusi pada abainya tanggung jawab ekologis.● Krisis ekologis merupakan dampak eksploitasi alam yang mengabaikan etika dan keberlanjutan lingkungan.● Islam Kosmik menawarkan kesalehan ekologis yang menautkan relasi Tuhan, manusia, dan alam secara setara. Oleh: Noer Fahmiatul Ilmia (Staf ISIF dan Gusdurian Cirebon) | Republikasi dari ISIF Selama ini, konsep Islam rahmatan lil ‘alamin masih ...
Ringkasan:● Gen Z menuntut keotentikan dalam beragama, bergeser dari ritual rutin menuju spiritualitas yang personal dan kritis.● Mereka menolak kemunafikan dan politisasi agama, sehingga partisipasi keagamaan bersifat bersyarat atau sesekali.● Perubahan ini bukan penolakan agama, melainkan evolusi spiritual yang memerlukan pendekatan moderat dan relevan. Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Jakatarub dan Institut DIAN/Interfidei Caption: Is Gen Z abandoning ...
Ringkasan:● Jalsah Salanah di Krucil berlangsung tenang berkat dukungan kuat komunitas dan aparat lokal.● Di balik ketenangan, kegiatan tetap dinaungi kewaspadaan akibat residu ketegangan dan SKB 3 Menteri.● Penyelenggaraan yang lancar mencerminkan hasil negosiasi panjang menghadapi pembatasan di berbagai daerah. Oleh: Tedi Kholiludin | Republikasi dari elsaonline Letak Dusun Krucil, Desa Winong, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, tidak persis berada di ...
Ringkasan:● Kebebasan beragama di Indonesia tergerus oleh negara, aparat, dan ormas melalui toleransi semu.● Toleransi murahan memosisikan minoritas sebagai objek belas kasih mayoritas, bukan warga setara.● Orang muda menuntut toleransi mahal berbasis kesetaraan, inklusivitas, dan perlindungan hak nyata. Oleh: M. Naufal Waliyuddin | Republikasi dari Rumah KitaB Menjelang pergantian tahun, situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) di Indonesia masih belum ...
Ringkasan:● Pemaksaan dan pelarangan jilbab melanggar kebebasan beragama dan memicu tekanan psikologis serius.● Tekanan sistemik menghasilkan kekerasan simbolik dan konflik identitas mendalam.● Perempuan merespons tekanan melalui adaptasi, perlawanan, dan advokasi diri yang membentuk transformasi pribadi. Oleh: Fransisca Yohana Sri Winarsih | Republikasi dari ICRS Kompas.com reported on a case involving the alleged forced wearing of a hijab by a female student at ...
Ringkasan:● Penyintas dipaksa memaafkan demi stabilitas sosial, meniadakan ruang marah dan menuntut kejelasan.● Pemaafan paksa membebani penyintas dan menjadi alat pelindung kekerasan struktural.● Memaafkan adalah pilihan otonom, bukan kewajiban, dan bukan satu-satunya jalan spiritual penyembuhan. Oleh: Widi Iskandar Rangkuti | Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram Jakatarub, SEJUK, dan 4 lainnya Caption: 💙 Cerita Tapak Tilas Spiritual dalam memperingati ...
KUHP baru yang berlaku awal 2026 memiliki celah yang merugikan kelompok minoritas. Mereka berusaha bertahan dengan berjejaring dan saling menguatkan. Ringkasan:● Kelompok minoritas dan aktivis prodemokrasi cemas KUHP baru akan memicu kriminalisasi dan diskriminasi.● Pasal agama dan penghinaan negara dalam KUHP dinilai multitafsir dan rawan disalahgunakan terhadap kelompok rentan.● Perlu peningkatkan mitigasi hukum dan kolaborasi untuk memperkuat daya tahan menghadapi ...
Ringkasan:● Islam menegaskan kewajiban menjaga hak, kenyamanan, dan keselamatan sesama manusia.● Mendamaikan konflik antar muslim bernilai lebih utama daripada puasa, salat, dan sedekah.● Tetangga memiliki hak berlapis yang wajib dihormati, baik muslim maupun non-muslim. Oleh: Hengki Ferdiansyah | Republikasi dari Islami.co Islam mengajarkan bahwa setiap muslim adalah bersaudara. Mereka tidak boleh saling mengabaikan dan harus saling memperhatikan. Rasulullah SAW mengajarkan ...
Ringkasan:● Resiliensi menjadi fokus baru dalam menghadapi tekanan sosial, politik, dan kebebasan beragama.● Pegiat lintas iman mendorong penguatan akar rumput yang inklusif dan memberdayakan penyintas intoleransi.● Gerakan lintas iman diarahkan pada spiritualitas ugahari dan perubahan kecil yang bermakna. Oleh: Risdo Simangunsong | Republikasi dari Jakatarub Resiliensi sebagai Napas Perjuangan Resiliensi merupakan kata yang belakangan kian berseliweran dalam diskusi, program, hingga ...
Ringkasan:● Everyday religious freedom menyoroti kebebasan beragama yang muncul dalam praktik dan relasi sehari-hari.● Studi Cao menunjukkan sinicization sebagai proses kultural diaspora, bukan sekadar kontrol negara.● Kebebasan beragama dipahami sebagai pengalaman situasional yang dinegosiasikan di ruang domestik dan transnasional. Oleh: Tedi Kholiludin | Republikasi dari elsaonline Salah satu gagasan kebebasan beragama yang jarang dibahas, tetapi sejatinya sangat potensial untuk dikembangkan ...
















