Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Oleh: Nadia Manuputty | Republikasi dari PGI Münster, kota yang pernah menjadi simbol Perdamaian Westphalia tahun 1648, kembali menjadi panggung pertemuan antara agama dan demokrasi. Bukan untuk berkonflik, melainkan untuk berdialog. Pada 26–28 September 2025, Universitas Münster di Jerman menjadi rumah bagi Konferensi Internasional “Peran Islam dan Kekristenan di Ruang Publik: Perspektif dari Indonesia dan Jerman.” Perhelatan ini mempertemukan para ...

Republikasi dari Amnesty International Indonesia Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Kriminalisasi Masyarakat Adat Maba Sangaji mengecam keras putusan Pengadilan Negeri Soasio, Kota Tidore Kepulauan, yang hari ini (16/10) menjatuhkan hukuman penjara terhadap sebelas (11) warga masyarakat adat Maba Sangaji dari Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Mereka divonis hanya karena mempertahankan tanah leluhur dan memprotes aktivitas pertambangan nikel oleh PT Position yang ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku: Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Jumat, 31 Oktober 2025⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-22📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan dan keterbatasan modul ini sebagai buku sumber untuk ...

Konferensi Refleksi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Indonesia 2025 berlangsung pada 1–4 September 2025 di Panti Samadi, Tomohon, Sulawesi Utara. Acara ini mengusung tema “Mempertahankan Rumah Demokrasi Kita: Konsolidasi Jaringan KBB dan Perluasan Arena Perjuangan” dan dihadiri 53 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan 31 orang/lembaga dari pelbagai wilayah di Sulawesi Utara (lihat lampiran 1). Mereka terdiri dari ...

Republikasi dari FORB Learning Platform Materi-materi kursus terdiri dari panduan fasilitator dan bahan pendamping untuk setiap sesi seperi PowerPoint, kartu permainan, poster dan naskah presentasi. Panduan fasilitator terdiri dari tiga bagian: Bagian A: Bagaimana cara menggunakan sumber-sumber iniPengenalan terhadap materi-materi, bagaimana cara mempersiapkan sesi bersama dengan tips untuk fasilitasi dan bagaimana menanggapi pertanyaan-pertanyaan rumit. Bagian B: Rencana sesiDeskripsi rinci yang ...

Selama dua hari ini kita akan merayakan perjalanan bersama dengan berbagai macam agenda, dari bincang-bincang, peluncuran buku, pameran, sampai festival. Simak salindianya ya …. Jadi .. kamu tim diskusi serius, tim nostalgia, atau tim ngobrol santai malam hari?Yuk, datang dan ramaikan! Terbuka untuk umum kok. ...

The hijab is not just a piece of cloth. It’s a symbol of faith, choice, and strength.When women are forced to wear or banned from wearing it, it’s not only their clothing that’s being controlled. It’s their voice, identity, and freedom. This talk sheds light on the deep psychological toll of such coercion and prohibition, but at the same time ...

Republikasi dari Warta Ahmadiyah Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT bertemu pihak Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS). Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Senin 13 Oktober 2025 tersebut Amirnas diterima Direktur pada Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS), Zainal Abidin Bagir. Pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk bekerjasama dalam berbagai hal terkait kampanye ...

Oleh: Mariz Tadros | Republikasi dari Taylor & Francis Online Abstrak Makalah ini berargumen bahwa kosakata kesetaraan beragama memiliki potensi untuk mewujudkan terobosan konseptual, paradigmatis, dan kebijakan yang berkontribusi dalam menampakkan pelanggaran sehari-hari terhadap kebebasan beragama atau berkeyakinan (FoRB). Meski menyadari dampak merugikan dari menyusutnya dukungan terhadap bantuan internasional dan multilateralisme serta pendalaman polarisasi politik di dalam negeri, artikel ini ...

Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: The Future of Religious Freedom: Rights, Recognition, and Resistance in the 21st CenturyPenulis: Jocelyne Cesari Abstrak: Artikel ini mengkaji dinamika kebebasan beragama melalui sudut pandang konseptual, hukum, dan geopolitik. Pembahasan mencakup ketegangan antara hak individual dan hak kolektif, serta antara kebebasan negatif dan kebebasan positif, sekaligus menelusuri pergeseran semantik dari toleransi beragama menuju pluralisme ...