Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Ringkasan:โ— Tahun 2025 menandai kemunduran HAM terparah pascareformasi akibat kebijakan negara yang represif dan anti-partisipasi publik.โ— Kekerasan negara, kriminalisasi protes, dan perluasan peran militer mempersempit ruang sipil serta mengancam kebebasan dasar warga.โ— Kebijakan ekonomi pro-deforestasi memicu ketimpangan sosial dan bencana ekologis yang berujung pada krisis kemanusiaan. Republikasi dari Amnesty International Indonesia Tahun 2025 merupakan tahun malapetaka nasional hak asasi manusia ...

Republikasi dari KAHAM UII ๐Ÿšจ๐‡๐”๐Œ๐ƒ๐€๐˜ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿšจ๐’๐ฎ๐š๐ซ๐š ๐Œ๐š๐ง๐ฎ๐ฌ๐ข๐š: ๐“๐ข๐ญ๐ข๐ค ๐“๐ž๐ฆ๐ฎ ๐€๐ง๐ญ๐š๐ซ๐š ๐ˆ๐๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ญ๐š๐ฌ ๐๐š๐ง ๐Š๐ž๐š๐๐ข๐ฅ๐š๐ง. Salam kemanusiaan๐Ÿ”ฅ Di dalam HAM, kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah hak fundamental. Setiap orang berhak memilih, menjalankan, atau tidak menjalankan agama tanpa paksaan. Hak ini dijamin oleh hukum nasional dan internasional. HUMDAY 2025 membuka ruang dialog kritis untuk mendengar pengalaman nyata, merespons penyeragaman identitas dan merumuskan langkah ...

Ringkasan:โ— Narasi keimanan disalahgunakan negara untuk mengalihkan tanggung jawab atas kegagalan sistemik dalam mitigasi bencana.โ— Tanggung jawab struktural negara tidak dapat digantikan oleh iman atau kesabaran warga yang paling rentan terdampak.โ— Ketimpangan gender dan kebutuhan spesifik korban perempuan sering diabaikan dalam penanganan bencana dan distribusi bantuan. Oleh: Widi Iskandar Rangkuti | Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram JAKATARUB, SEJUK, ...

Ringkasan:โ— Situasi HAM 2025 memburuk dengan meningkatnya kekerasan negara dan lemahnya penuntasan pelanggaran.โ— Tindakan aparat menyebabkan banyak korban, termasuk pembunuhan di luar hukum, penyiksaan, dan penangkapan sewenang-wenang.โ— Reformasi sektor keamanan mundur drastis akibat revisi UU TNI dan minimnya partisipasi publik. Republikasi dari KontraS Untuk memperingati Hari HAM Sedunia pada tanggal 10 Desember, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan ...

Ringkasan:โ— Resiliensi menjadi fokus baru dalam menghadapi tekanan sosial, politik, dan kebebasan beragama.โ— Pegiat lintas iman mendorong penguatan akar rumput yang inklusif dan memberdayakan penyintas intoleransi.โ— Gerakan lintas iman diarahkan pada spiritualitas ugahari dan perubahan kecil yang bermakna. Oleh: Risdo Simangunsong | Republikasi dari Jakatarub Resiliensi sebagai Napas Perjuangan Resiliensi merupakan kata yang belakangan kian berseliweran dalam diskusi, program, hingga ...

Ringkasan: โ— Warga Sukahaji mengalami serangan bersenjata dan penggusuran paksa oleh kelompok ormas.โ— Aksi penggusuran paksa ini melanggar hukum, merupakan eigenrichting, dan pelanggaran berat HAM.โ— Warga menuntut negara mengusut tuntas kekerasan, menghentikan kriminalisasi, dan menjamin perlindungan hukum. Republikasi dari LBH Bandung Konflik tanah di Sukahaji masih berlangsung. Warga tengah menghadapi persidangan pada Perkara Nomor 979โ€“984/Pid.B/2025/PN Bdg yang mengkriminalisasi enam warga ...

Ringkasan:โ— Kalapas Enemawira dinonaktifkan setelah diduga memaksa napi Muslim memakan daging anjing.โ— Ditjen PAS memproses kasus ini melalui pemeriksaan dan sidang kode etik untuk menentukan sanksi.โ— DPR mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran HAM serta kebebasan beragama dan meminta pemrosesan hukum. Republikasi dari CNN Indonesia Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Enemawira, Kepulauan Sangihe, Chandra Sudartoย dinonaktifkan dari jabatannya atas dugaan memaksa warga binaan ...

Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: Employers’ Duties to Respect the Religious Freedom of Employees at the Workplace: Recent DevelopmentsPenulis: Ioanna Tourkochoriti Abstrak:Bab ini berargumen bahwa rezim hukum yang berlaku di Eropa, yang dibentuk oleh yurisprudensi dari Mahkamah Agung Uni Eropa (Court of Justice of the European Union – CJEU), tidak melindungi hak-hak karyawan secara memadai dibandingkan dengan ...

Republikasi dariย Taylor & Francis Online Judul Asli:ย The Concept of Vulnerability in the Context of Religious MinoritiesPenulis:ย Graลผyna Baranowska Abstrak:Bab ini menilai penerapan konsep kerentanan terhadap minoritas agama dan mengeksplorasi nilai tambah dari penggunaan perspektif tersebut dalam konteks hukum hak asasi manusia internasional. Secara khusus, bab ini mengkaji putusan-putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (European Court of Human Rights) dan badan-badan perjanjian ...

Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: Strengthening the Protection of Religious Minorities by Establishing a New Universal Human Rights TreatyA Necessary or Redundant Effort?Penulis: Aleksandra Gliszczyล„ska-Grabias Abstrak:Seruan untuk mengadopsi perjanjian internasional yang secara khusus ditujukan untuk memerangi diskriminasi dan kebencian berbasis agamaโ€”instrumen yang serupa dengan Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (International Convention on the Elimination ...