Oleh: Muhamad Sidik Pramono | Republikasi dari eLSA Online Kota Semarang menjadi salah satu wilayah yang inklusif terhadap penganut Ahmadiyah. Di saat wilayah lain seperti Nusa Tenggara Barat masih belum menerima warga Ahmadiyah. Di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah tersebut, menjadi ruang yang akomodatif dan menjamin hak dan keberadaan dari jemaat Ahmadiyah. Sampai dengan saat ini, tidak ada diskriminasi, persekusi ...
Oleh: Emi La Palau | Republikasi dari Bandung Bergerak Estafet kepemimpinan nasional kini telah berpindah ke tangan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Memasuki masa kepemimpinan baru ini, kelompok masyarakat sipil menyampaikan kekhawatirannya terkait masa depan demokrasi khususnya di ranah kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB). Kekhawatiran ini beralasan, mengingat Presiden Prabowo Subianto memiliki catatan pelanggaran HAM berat di masa lalu. ...
Oleh: Ahsan Jamet Hamidi (Anggota Dewan Pengarah Sekretariat Bersama Koalisi Advokasi KBB Indonesia) | Republikasi dari Jakarta Book Review Prabowo Subianto telah dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia ke-8 di usia 73 tahun. Kini, ia memimpin lebih dari 281 juta rakyat Indonesia yang tersebar di 17 ribu pulau. Semoga tidur malam pertamamu dan seterusnya sebagai Presiden nyenyak. Kursi Presiden yang sudah ...
Republikasi dari GUSDURian Perempuan berkacamata dengan kesibukan bekerja sekaligus berkomunitas yang bergerak di isu keberagaman, kesetaraan gender, dan inklusi sosial itu bernama Gresy Kristriana Purba. Ia memulai kariernya sebagai tutor di House of Learning ABC tahun 2017. Tahun berikutnya menjadi guru untuk siswa difabel di Homeschooling Primagama Cibubur hingga tahun 2020. Saat ini, Gresy menjadi Project Officer di Indorelawan. Pengalaman ...
Oleh : Ahsan Jamet Hamidi | Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Legoso, Ciputat Timur Dua sahabat perempuan saya memutuskan untuk berpindah agama. Keputusan itu tidak mengagetkan, mengingat keduannya memiliki alasan kuat untuk itu. Saya tidak berani bertanya lebih detil tentang alasan kepindahannya; cukup mendengar kisahnya dengan takzim, sambil sesekali bertanya untuk mengonfirmasi agar bisa memperoleh penjelasan secara utuh. Bagi saya, urusan ...
Sekretariat Bersama Koalisi Advokasi KBB Indonesia (Sekber KBB) akan menyelenggarakan program “Sekolah Advokasi KBB”. Kami menyediakan beasiswa untuk 30 peserta yang lolos seleksi. Selain mengikuti kursus daring (online), mereka juga akan mengikuti Konferensi Advokasi KBB dan Workshop Penguatan Jaringan KBB secara luring (offline) di Puncak, Jawa Barat, pada September 2024. Kami juga akan menyediakan dana rencana tindak lanjut (RTL). Jika ...
Penulis: Venus Nareswari Editor : Risdo Simangunsong “Ibu mau perang atau mau damai?” Gema suara tersebut menghantui seisi ruangan disertai gebrakan meja yang cukup kuat, juga tangisan seorang bayi. Peristiwa itu dialami oleh Pdt. Obertina Johanis, 21 Agustus 2005, di GKP Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Waktu setempat menunjukkan pukul 10.00 pagi, segelintir orang datang sembari membawa keresahan atas peribadatan di tempat ...
Di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk dan agamis, advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) perlu merangkul banyak pihak. Hal ini ditunjukkan oleh keberhasilan Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) mendorong terbitnya Perda Toleransi. Lingkupnya pun sangat luas, yang bermula dari tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (No. 12 Tahun 2022) dan dilanjutkan di tingkat Kota Banjarmasin (No. 4 Tahun 2023). “Kami meyakinkan ...
Bersamaan dengan menguatnya dasar legal dan konstitusional kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB) di Indonesia, advokasi KBB pun berkembang pesat dalam 20 tahun terakhir. Namun tidak jarang ada perbedaan, bahkan ketegangan, dalam mengadvokasi kasus-kasus yang melibatkan pelanggaran KBB. Sebagian mengedepankan peran advokat atau aktivis yang memperjuangkan pemenuhan hak pihak yang terlanggar, sebagian lainnya mengedepankan peran mediator atau fasilitator yang menjembatani para ...
Bagaimana kelompok rentan berbicara tentang demokrasi? Perkembangan menjelang pemilu Indonesia tahun 2024 telah menunjukkan bagaimana wacana dan ruang demokrasi didominasi oleh narasi yang berfokus pada demokrasi elektoral yang mendukung kepentingan elit politik dan ekonomi. Meski demokrasi elektoral disebut sebagai “partai rakyat”, pada kenyataannya didominasi oleh aspek seremonial dan politik konflik identitas. Sebagai konsekuensinya, hal ini mereproduksi polarisasi sosial, dan pada ...
















