Ringkasan:● Dialog lintas iman menekankan kemanusiaan sebagai jangkar bersama, melampaui perbedaan identitas.● Keadilan dan kerukunan tampil sebagai dua komitmen yang saling menguatkan dalam kehidupan bersama.● Penghormatan terhadap kemanusiaan menjadi dasar kokoh bagi kebebasan beragama dan masa depan yang rukun. Oleh: Muhlisin Turkan – Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) | Republikasi dari PGI Di aula Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) ...
Ringkasan:● Pemuda lintas agama dan negara berkumpul di Peace Camp Jogja untuk membangun keharmonisan.● Beragam sesi dialog dan aktivitas kolaboratif menumbuhkan empati, kerja sama, dan pemahaman perdamaian.● Peace Camp diharapkan menjadi model pendidikan perdamaian dan ruang perjumpaan pemuda berkelanjutan. Oleh: Ubaidillah Fatawi | Republikasi dari Islami.co Sebanyak 60 pemuda dari berbagai sekolah menengah atas di Yogyakarta dan mahasiswa internasional dari ...
Siaran Pers SETARA Institute, 17 November 2025 Ringkasan:● KKT 2025 mempertemukan pemerintah dan masyarakat sipil untuk memperkuat ekosistem toleransi daerah.● Berbagai kota berbagi inovasi kebijakan dan program kolaboratif untuk memajukan toleransi.● Peserta sepakat mempercepat regulasi, program, dan kolaborasi demi memperkuat keberagaman Indonesia. Republikasi dari SETARA Institute Sejak tahun 2015 hingga 2024, SETARA Institute secara rutin menyusun dan memublikasikan studi Indeks ...
Konten ini diambil dari akun Instagram SEJUK Ringkasan:● Peringatan Hari Toleransi Internasional di Indonesia kontras dengan realitas diskriminasi minoritas.● Menteri Agama aktif promosikan toleransi di forum internasional, tetapi abai terhadap intoleransi di dalam negeri.● Dalam enam bulan terakhir, terjadi kasus kekerasan dan pembatasan ibadah minoritas. Caption: Hari Toleransi Internasional masih dimaknai sebagai ruang bagi para elit dan pemimpin agama untuk ...
Ringkasan:● Religi Expo 2025 memperkuat toleransi melalui ruang perjumpaan lintas agama dan budaya.● Tema Merak menegaskan kaitan erat antara keberagaman sosial dan kepedulian lingkungan.● LK3 menyerukan perhatian ekologis, termasuk penolakan terhadap kebijakan Taman Nasional Meratus. Oleh: Pasto | Republikasi dari Kalsel Maju Media Masyarakat Kota Banjarmasin terus mengajarkan toleransi antarumat beragama. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Religi Expo di Siring ...
Lewat Religi Expo, Komunitas Lintas Iman Banjarmasin Merayakan Keberagaman dan Meruntuhkan Prasangka
Oleh: Riyad Dafhi R. | Republikasi dari Banjartimes Ringkasan:● Religi Expo menghadirkan ruang perjumpaan lintas iman untuk merayakan keberagaman dan mengurangi prasangka.● Ahmadiyah memanfaatkan expo untuk berdialog terbuka dan menegaskan kesamaan ajaran Islam yang mereka anut.● Indeks toleransi Banjarmasin meningkat seiring upaya kolaboratif merawat keberagaman dan ekspo menambahkan pesan penting merawat lingkungan. Puluhan komunitas lintas agama, kepercayaan, dan suku berkumpul ...
Oleh: Rahcmad Sutisna Hamijaya (Penggerak Komunitas GUSDURian Banjarmasin, Kalimantan Selatan) | Republikasi dari GUSDURian Ringkasan:● Konten keagamaan provokatif mudah menyebar tanpa verifikasi dan memicu konflik sosial.● Moderasi beragama menuntut literasi digital, sanad keilmuan, dan dialog lintas iman.● Pendekatan dialogis lintas iman terbukti efektif menyebarkan nilai moderasi dan toleransi di era digital. Meningkatnya konten keagamaan yang tidak akurat dan bernada provokatif ...
Suriya mengibaratkan bahwa kerukunan umat beragama di Malaysia layaknya permadani tenun, sebuah definisi yang metaforis tetapi sarat makna. Oleh: Sofia Ainun Nafis | Republikasi dari Mubadalah.id Salah satu insight menarik yang saya dapat ketika beberapa hari lalu mengikuti seminar internasional di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta adalah cerita religious harmony (kerukunan umat beragama) di Malaysia. Seminar ini dikemas dalam tajuk “2R: Ruang Riung”. Panel kegiatan hari ...
Oleh: Arina Rahmatika | Republikasi dari GUSDURian Beberapa tahun lalu saya berkesempatan mengunjungi Pulau Bali, sebuah tempat yang kerap disebut sebagai surga dunia. Namun di balik keindahan pantainya, tersimpan kisah yang jarang diceritakan. Bagaimana hubungan antarumat beragama di sana perlahan berubah. Dari hasil wawancara dengan beberapa warga lokal, saya mendengar ungkapan yang sederhana tetapi menyimpan luka sejarah. “Dulu kita saudara, ...
Republikasi dari Wahid Foundation Dalam upaya memperkuat harmoni sosial dan ketahanan masyarakat di tingkat akar rumput, Wahid Foundation bersama UN Women, La Rimpu, dan LP2DER, dengan dukungan Korea International Cooperation Agency (KOICA) menggelar Forum Tana’o Sama (Forum Pembelajaran Bersama) dengan tema “Praktik Baik Antar Desa/Kelurahan untuk Perdamaian dan Resiliensi Masyarakat di Kabupaten/Kota Bima” pada Rabu, 27 Agustus 2025. Acara ini ...
















