Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Republikasi dari GUSDURian Kesetaraan gender adalah topik krusial yang semakin mendapatkan perhatian di berbagai bidang, terutama dalam pendidikan dan kehidupan sosial. Salah satu aspek yang sangat penting dari kesetaraan gender adalah pengakuan terhadap peran dan kontribusi perempuan dalam pendidikan dan masyarakat. Kajian ini menyoroti urgensi kesetaraan gender dalam kehidupan sosial dengan menggali peran ulama perempuan yang memberikan interpretasi baru terhadap ...

Penulis: Yogi Febriandi (Ketua Gusdurian Aceh dan anggota ISFoRB) Setelah 10 tahun pelaksanaan Qanun Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tempat Ibadah, muncul wacana untuk mengevaluasi sejumlah pasal di dalamnya. Wacana ini berasal dari KontraS Aceh dan didukung oleh FKUB Provinsi Aceh. Fokus utama evaluasi terletak pada pasal-pasal yang mengatur wewenang FKUB dan perizinan tempat ibadah, yang masih mengandung ambiguitas. Qanun ...

UNDANGAN BEASISWA SEKOLAH ADVOKASI KBB 2025 🗓️ Pendaftaran dibuka: 16 Juni–16 Juli 2025 Koalisi Advokasi KBB Indonesia mengundang anak-anak muda dari seluruh Indonesia untuk bergabung dalam Sekolah Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) 2025! 📌 Untuk 30 peserta terpilih, program ini GRATIS dan bersifat beasiswa penuh.📍 Terbuka untuk usia 20–35 tahun yang tertarik memperdalam isu-isu hak atas kebebasan beragama atau ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam diskusi virtual bulanan: Aktor-aktor Agama dan Krisis Lingkungan di Indonesia: Menanggapi Pernyataan Sikap PGI, “Jangan Merusak Alam Demi Investasi” 🗓 Jumat, 27 Juni 2025, Pukul 14.00–16.00 WIB. Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-18 Narasumber: Pdt. Jacky Manuputty (Ketua Umum PGI); Roy Murtadho (Gusdurian; Pengasuh Pesantren Ekologi Misykat al-Anwar, Bogor); Hening Parlan (Eco Bhinneka Muhammadiyah; ...

Penulis: Putri Nur Habibah Dalam rangka mengenang mendiang Paus Fransiskus, diskusi virtual bulanan oleh Sekber Koalisi Advokasi KBB mengangkat topik “Mengenang Paus Fransiskus: Pelajaran Bagi Aktor-aktor Agama di Indonesia,” Jumat, 30 Mei 2025, lewat platform Zoom. Paus Fransiskus dikenal luas melalui perjuangannya membela kelompok-kelompok termarjinalkan seperti kaum miskin, imigran, perempuan, hingga kelompok LGBT. Kepeduliannya tidak terbatas pada lingkup gereja, melainkan ...

Penulis: Muhammad Al Fatih | Republikasi dari Kaltimkece.id Meski mengantongi syarat rekomendasi FKUB dan Kantor Kemenag Samarinda, pembangunan Gereja Toraja tetap ditolak sebagian warga, ketua RT 24, hingga lurah Sungai Keledang. Pemkot memilih perkara sensitif ini dikembalikan ke kecamatan. Ahad, 25 Mei 2025 seharusnya menjadi hari sukacita bagi umat Kristen Toraja di Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang. Jemaah mereka yang ...

SETARA Institute merilis laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2024, yang menempatkan Kota Salatiga sebagai kota paling toleran di Indonesia, menggeser Singkawang ke posisi kedua. Capaian Salatiga dipicu oleh kebijakan progresif seperti Perda Toleransi dan Perda Pendidikan Pancasila. Laporan ini menilai 94 kota berdasarkan delapan indikator, mencakup regulasi pemerintah, tindakan pemerintah, regulasi sosial, hingga inklusi sosial keagamaan. Kota-kota lain dalam 10 ...

Penulis: Ihsan Ali-Fauzi (Direktur PUSAD Paramadina; Koordinator Dewan Pengarah Sekber KBB) | Tulisan ini pernah dimuat di Kompas, 27 Februari 2016, dengan judul yang sama. Saling komentar antara Paus Fransiskus dan Donald Trump, yang luas diberitakan, mengungkap gagasan penting soal tugas agamawan “membangun jembatan” (perdamaian). Dengan sumberdaya yang ada pada mereka, para agamawan dapat mencontoh Paus dalam memperjuangkan gagasan ini ...

SETARA Institute merilis laporan tahunan kondisi kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) 2024 dengan temuan mencemaskan: terjadi regresi serius di penghujung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sepanjang tahun, tercatat 260 peristiwa dan 402 tindakan pelanggaran KBB—naik signifikan dari tahun sebelumnya. Tindakan pelanggaran didominasi oleh aktor non-negara seperti ormas keagamaan dan kelompok warga, sementara dari pihak negara, ...

Oleh: M. Rizal Abdi (CRCS UGM) Kasus penolakan kremasi jenazah Murdaya Poo di Dusun Ngaran, Borobudur, menyita perhatian banyak pihak. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi magnet dalam kasus tersebut. Pertama, yang akan dikremasi ialah suami dari Hartati Murdaya, ketua Walubi sejak 1998 dan seorang konglomerat. Kedua, rencana tempat kremasi ialah di kawasan Borobudur yang identik dengan Candi Buddha terbesar ...