Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Tulisan Ketujuh (Catatan Akhir Tahun KBB 2025) Oleh: Ihsan Ali-Fauzi dan Suci Ambarwati Perkembangan teknologi media sosial (medsos) belakangan ini mengubah drastis cara manusia memperoleh informasi tentang apa saja, termasuk isu kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB). Kita di Indonesia juga merasakannya, dengan intensitas berbeda dari satu ke lain orang. Kita praktis tidak lagi mengandalkan media-media arus utama, apalagi hanya media ...

Ringkasan:● Polemik rumah ibadah di Kupang dipicu hoaks, meski penghentian pembangunan bersifat administratif sementara.● Regulasi pendirian rumah ibadah berbasis kuantitas berpotensi mendiskriminasi kelompok minoritas.● Negara wajib membenahi kebijakan dan memperkuat mediasi demi kebebasan beragama yang berkeadilan. Oleh: Rindrasari | Republikasi dari YKPI Isu penolakan pembangunan rumah ibadah kembali memanas di ruang publik. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi sorotan pada ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB Indonesia mengundang kawan-kawan untuk hadir dalam Diskusi Virtual Bulanan: Catatan Akhir Tahun KBB 2025: Pemerintahan Baru, Masalah Lama? 🗓 Jumat, 30 Januari 2026⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB*🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-25📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-25 Bagaimana karakter utama kebijakan agama/kepercayaan pada satu tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran jika dilihat dalam konteks sejarah kebijakan sebelumnya? Sejauh mana agenda Kementerian Agama ...

Ringkasan:● Filosofi Huma Betang menjadi fondasi harmoni sosial dan toleransi beragama di Kalimantan Tengah.● Nilai kebangsaan dan ajaran Islam menekankan persatuan di atas keberagaman identitas masyarakat.● Nasionalisme religius merupakan instrumen penting untuk menangkal radikalisme dan merawat integrasi NKRI. Republikasi dari SeputarBorneo.com Kalimantan Tengah memiliki kearifan lokal yang berperan penting dalam menjaga harmoni sosial, salah satunya melalui filosofi Huma Betang. Falsafah ...

Ringkasan:● Negara wajib menjamin kebebasan beragama dan beribadah sesuai Pancasila dan UUD 1945.● Legalitas rumah ibadah merupakan bentuk perlindungan hukum negara, bukan pembatasan kebebasan beragama.● Semua rumah ibadah harus diperlakukan setara tanpa diskriminasi dalam kebijakan pemerintah daerah. Oleh: Dewa Sanjaya | Republikasi dari DENPOST.id Anggota DPRD Kabupaten Badung, Dr. I Putu Parwata, menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak beragama dan ...

Catatan atas Buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia Ringkasan:● Mengenal Ahmadiyah secara langsung membantu meruntuhkan prasangka dan kesalahpahaman yang diwariskan.● Keberagaman penulis dan perspektif menegaskan bahwa empati tumbuh dari perjumpaan dan keterbukaan.● Perbedaan yang diterima sebagai keniscayaan menjadi fondasi hidup bersama yang inklusif dan manusiawi. Oleh : Ahsan Jamet Hamidi Minggu lalu, saya mengikuti peluncuran buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia: 100 ...

Ringkasan:● PGI mengapresiasi langkah tegas pemerintah menertibkan kawasan hutan dan mencabut izin perusahaan perusak lingkungan.● PGI mendorong audit lanjutan, penegakan hukum tegas, serta perlindungan pekerja terdampak pencabutan izin.● PGI mengajak gereja dan umat beriman terlibat aktif memperjuangkan keadilan ekologis dan keutuhan ciptaan. Republikasi dari PGI Presiden Prabowo telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas Penertiban ...

Ringkasan:● Kepemimpinan Katolik menekankan pelayanan dan kerendahan hati sebagai dasar dialog lintas iman.● Dialog lintas iman merupakan konsekuensi etis kepemimpinan pelayan untuk merawat toleransi dan ruang publik inklusif.● Kerja sama lintas iman menjadi wujud konkret dialog dalam membangun keadilan sosial dan solidaritas. Oleh: Laurensius Rio | Republikasi dari Mubadalah.id Dialog lintas iman menemukan maknanya ketika berbuah pada kerja sama konkret. ...

Tulisan Keenam (Catatan Akhir Tahun KBB 2025) Oleh: Samsul Maarif Pada 10 Desember 2025, ratusan warga Sukatani Cianjur, Jawa Barat melakukan demonstrasi di kantor Bupati Cianjur.[1] Aksi tersebut didominasi oleh perempuan yang memprotes pematokan titik proyek geotermal di Sukatani tanpa penjelasan kepada warga pada bulan sebelumnya, sekaligus menuntut Bupati Cianjur menepati janjinya untuk menolak proyek geotermal di Gunung Gede Pangrango. ...

Peran Perempuan sebagai Penjaga Tradisi dan Transmisi Nilai Multigenerasi di Balik Dapur Nyadran Ringkasan:● Nyadran Perdamaian merekatkan relasi lintas agama melalui praktik hidup bersama yang diwariskan leluhur.● Tradisi nyadran menumbuhkan kesadaran eko-spiritual untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam.● Perempuan memegang peran sentral sebagai penjaga spiritual, tradisi, dan nilai keluarga multigenerasi. Oleh: Vevi Alfi Maghfiroh | Republikasi dari Mubadalah.id Hampir ...