Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Oleh: Rezza P. Setiawan – ISFoRB Pada awal Januari 2026 mendatang, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang telah disahkan pada tahun 2023 akan mulai berlaku. Di antara pasal-pasal KUHP tersebut, pasal 300–305 secara khusus membahas tentang kehidupan beragama di masyarakat. Oleh karena itu, pemberlakuan KUHP yang baru ini akan membawa perubahan signifikan kepada lanskap hukum yang turut melatari kehidupan beragama (dan ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku: Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Jumat, 31 Oktober 2025⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-22📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan dan keterbatasan modul ini sebagai buku sumber untuk ...

Konferensi Refleksi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Indonesia 2025 berlangsung pada 1–4 September 2025 di Panti Samadi, Tomohon, Sulawesi Utara. Acara ini mengusung tema “Mempertahankan Rumah Demokrasi Kita: Konsolidasi Jaringan KBB dan Perluasan Arena Perjuangan” dan dihadiri 53 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan 31 orang/lembaga dari pelbagai wilayah di Sulawesi Utara (lihat lampiran 1). Mereka terdiri dari ...

Selama dua hari ini kita akan merayakan perjalanan bersama dengan berbagai macam agenda, dari bincang-bincang, peluncuran buku, pameran, sampai festival. Simak salindianya ya …. Jadi .. kamu tim diskusi serius, tim nostalgia, atau tim ngobrol santai malam hari?Yuk, datang dan ramaikan! Terbuka untuk umum kok. ...

Oleh: Mariz Tadros | Republikasi dari Taylor & Francis Online Abstrak Makalah ini berargumen bahwa kosakata kesetaraan beragama memiliki potensi untuk mewujudkan terobosan konseptual, paradigmatis, dan kebijakan yang berkontribusi dalam menampakkan pelanggaran sehari-hari terhadap kebebasan beragama atau berkeyakinan (FoRB). Meski menyadari dampak merugikan dari menyusutnya dukungan terhadap bantuan internasional dan multilateralisme serta pendalaman polarisasi politik di dalam negeri, artikel ini ...

Abstrak Edisi khusus ini mengeksplorasi lanskap kebebasan beragama atau berkeyakinan (freedom of religion or belief – FoRB) yang terus berkembang di tengah fragmentasi politik, transformasi digital, dan persaingan geopolitik. Melampaui paradigma hukum yang berpusat pada negara, berbagai kontribusi dalam edisi ini mengkaji bagaimana FoRB dibentuk oleh sejarah nasional, warisan pascakolonial, dan ketidaksetaraan struktural.Tulisan-tulisan tersebut menganalisis  persinggungan antara FoRB dengan populisme, ...

Seminar Agama-Agama (SAA) XXXIX Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) merupakan forum akademik lintas disiplin dan lintas agama, yang bertujuan memperdalam analisis kritis, memperluas horizon pengetahuan, serta merumuskan strategi praksis untuk memperjuangkan kebebasan beragama/berkeyakinan sekaligus merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Forum ini mengundang kontribusi aktif dari akademisi, peneliti, tokoh agama, masyarakat sipil, dan komunitas adat untuk berpartisipasi dalam Call For ...

Oleh Koalisi Advokasi KBB Indonesia Kami, Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) Indonesia, yang baru saja menyelenggarakan konferensi tahunan di Tomohon, Bumi Minahasa, Sulawesi Utara, 1-4 September 2025, menyampaikan maklumat sekaligus ketegasan sikap kami mengenai situasi mutakhir demokrasi di Tanah Air tercinta. Berikut 7 butir maklumat kami: Demikian Maklumat Minahasa yang menjadi posisi kami, sekaligus pedoman bagi kami dalam ...

Penulis: Putri Nur Habibah Dalam rangka mengenang mendiang Paus Fransiskus, diskusi virtual bulanan oleh Sekber Koalisi Advokasi KBB mengangkat topik “Mengenang Paus Fransiskus: Pelajaran Bagi Aktor-aktor Agama di Indonesia,” Jumat, 30 Mei 2025, lewat platform Zoom. Paus Fransiskus dikenal luas melalui perjuangannya membela kelompok-kelompok termarjinalkan seperti kaum miskin, imigran, perempuan, hingga kelompok LGBT. Kepeduliannya tidak terbatas pada lingkup gereja, melainkan ...

Oleh: M. Rizal Abdi (CRCS UGM) Kasus penolakan kremasi jenazah Murdaya Poo di Dusun Ngaran, Borobudur, menyita perhatian banyak pihak. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi magnet dalam kasus tersebut. Pertama, yang akan dikremasi ialah suami dari Hartati Murdaya, ketua Walubi sejak 1998 dan seorang konglomerat. Kedua, rencana tempat kremasi ialah di kawasan Borobudur yang identik dengan Candi Buddha terbesar ...