Ringkasan:● Diskusi publik Jogja Art + Book Festival membedah peran progresif ulama perempuan dalam merawat alam.● Kongres Ulama Perempuan Indonesia merumuskan teologi tandingan yang mengharamkan tindakan perusakan lingkungan hidup.● Pendekatan keagamaan inklusif menjadikan pelestarian bumi sebagai bentuk laku ibadah demi keadilan hakiki. Republikasi dari GUSDURian Pandangan bahwa institusi keagamaan tradisional jarang bersentuhan dengan persoalan lingkungan hidup perlahan runtuh seiring menguatnya ...
Tulisan Keenam (Catatan Akhir Tahun KBB 2025) Oleh: Samsul Maarif Pada 10 Desember 2025, ratusan warga Sukatani Cianjur, Jawa Barat melakukan demonstrasi di kantor Bupati Cianjur.[1] Aksi tersebut didominasi oleh perempuan yang memprotes pematokan titik proyek geotermal di Sukatani tanpa penjelasan kepada warga pada bulan sebelumnya, sekaligus menuntut Bupati Cianjur menepati janjinya untuk menolak proyek geotermal di Gunung Gede Pangrango. ...
Ringkasan: ● Kerusakan lingkungan di Sumbar, Sumut, dan Aceh adalah kerusakan terencana, didukung negara, menimbulkan polusi, dan merugikan masyarakat.● Pola eksploitasi yang sama terjadi berulang: negara beri izin, korporasi untung, rakyat jadi korban bencana.● Tokoh agama dan masyarakat yang melawan kerusakan justru menghadapi kekerasan, penangkapan, dan dipenjara. Caption: Aneh ya, setiap kali banjir dan longsor, kita diminta bilang “musibah alam”, ...









