Ringkasan:● PN Bulukumba menolak seluruh gugatan sengketa lahan terhadap Ketua Adat Ammatoa Kajang.● Putusan hakim menegaskan hutan adat adalah milik komunal, bukan milik perorangan atau individu.● Kemenangan hukum ini memperkuat kedaulatan dan perlindungan wilayah masyarakat adat di Indonesia. Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram AMAN, PPMAN, dan 2 lainnya Caption: Kabar kemenangan datang dari Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan. PN ...
Ringkasan:● Geothermal dipromosikan sebagai energi hijau, tetapi menimbulkan dampak sosial dan ekologis serius di tingkat lokal.● Ketegangan muncul antara klaim ilmiah energi bersih dan pengalaman nyata komunitas terdampak geothermal.● Transisi energi harus mengintegrasikan keadilan ekologis, kedaulatan masyarakat, dan penghormatan terhadap spiritualitas alam. Oleh: Anthon Jason | Republikasi dari ICRS Geothermal energy is frequently promoted as a form of “green energy” ...
Konten ini diambil dari akun Instagram AMAN Caption: Di atas kertas, hukum adat diakui. Dalam praktik, ia dipasung syarat. Baca opini Muhammad Arman di Kompas (9/1) tentang wajah ganda KUHP dan mengapa UU Masyarakat Adat mendesak disahkan. ⚖️ ...
Ringkasan:● Kekristenan di Asmat membawa pesan keselamatan sekaligus berisiko menghapus ingatan spiritual dan kosmologi lokal.● Kosmologi Asmat memandang roh leluhur, ritus, dan artefak sebagai realitas hidup yang menjaga keseimbangan kosmos.● Dialog setara antara Injil dan epistemologi Asmat membuka jalan dekolonisasi iman dan pemulihan ingatan spiritual. Oleh: Yunus Demianus Djabumona | Republikasi dari CRCS UGM Masuknya kekristenan di Asmat tidak hanya ...
Bagi masyarakat Mollo, air dipandang sebagai darah yang mengalirkan kehidupan, sementara hutan berfungsi layaknya kulit dan rambut yang melindungi tubuh. Ringkasan:● Masyarakat adat Mollo memandang alam sebagai tubuh hidup yang menyatu dengan identitas dan keberlangsungan manusia.● Tambang marmer merusak lingkungan sekaligus menghapus identitas sosial dan memicu konflik komunitas Mollo.● Kebijakan tambang perlu menghormati kosmologi, pengetahuan lokal, dan hak masyarakat adat. ...
Republikasi dari MDPI Judul Asli: Structural Violence and Religious Freedom: Towards a Legal Principle of Structural Justice in the Chilean ExperiencePenulis: Alessia Baghino Abstrak: Yurisprudensi terbaru di Chili mengenai kebebasan beragama masyarakat adat telah mengungkapkan adanya disonansi (ketidakselarasan) yang mendalam antara kategori hukum yang diterapkan oleh pengadilan dan konsepsi spiritual masyarakat adat. Kesenjangan antara pengakuan formal dan perlindungan efektif terhadap situs-situs ...
Ringkasan:● PN Makale merobohkan Tongkonan Ka’pun (berusia 300 tahun) dan 10 bangunan lain.● Eksekusi lahan sengketa ini memicu bentrokan antara aparat, warga, dan mahasiswa yang menimbulkan korban luka.● Tongkonan bukan sekadar bangunan, ia adalah simbol identitas, termasuk penyambung dengan leluhur,. Oleh: A. Sumandoyo | Konten ini diambil dari akun Instagram Narasi Newsroom Caption: Tongkonan Ka’pun, rumah adat berusia tiga abad, ...
Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram AMAN, BPAN, dan SEJUK Ringkasan:● Ekspansi militer di Indonesia dengan rencana 22 Kodam baru dan 514 BTP mengancam wilayah adat.● Konflik Punti Kalo Jambi terjadi karena klaim TNI atas tanah adat yang telah dikuasai turun-temurun.● AMAN menolak pembangunan markas BTP dan mendesak penghentian militerisasi di wilayah adat. Caption: Bagaimana bisa negara menerbitkan sertifikat ...
Recap Plenary Session 2: Multi-faceted Religion and Ecological Crisis Kontributor: Afkar Aristoteles Mukhaer | Republikasi dari ICIR Rumah Bersama Ringkasan:● Agama memiliki wajah ganda: mendukung pelestarian alam sekaligus terlibat dalam industri perusak lingkungan.● Ketika hukum dan lembaga agama gagal, masyarakat adat kembali pada tradisi untuk mencari keadilan ekologis.● Green deen tidak cukup tanpa perlawanan terhadap korupsi dan ketimpangan struktural penyebab ...
Recap Plenary Session 2: “Interreligious Engagement for Ecological Justice” Kontributor: Misni Parjiati | Republikasi dari ICIR Rumah Bersama Ringkasan:● Keadilan ekologis menuntut dialog antariman dan kepedulian terhadap suara alam serta kelompok terpinggirkan.● Konsep ekokrasi menekankan kemitraan manusia dan bumi melalui sikap mendengar, bukan sekadar berbicara.● Kearifan Jawa (ngalah, ngalih, ngamuk) menjadi praktik nyata menghadapi krisis dan memperjuangkan inklusi. Sesi pleno ...
















