Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

Konten ini diambil dari kolaborasi akun Instagram LBH Manado, Gusdurian Manado, dan Koalisi Advokasi KBB Sulut DISKUSI AKADEMIK🕊️ “Integrasi Nilai dan Norma Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan dalam Pendidikan Teologi dan Agama Kristen Menuju Ruang Sipil yang Inklusif di Sulawesi Utara” Bagaimana tafsir agama yang sempit dan kebijakan pemerintah yang eksklusif dapat menjadi akar pelanggaran terhadap Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB)? ...

Pertukaran Pembelajaran Lintas Negara tentang Keselamatan Digital dan Hak Asasi Manusia (JISRA) di Indonesia berhasil mempertemukan pemimpin agama, pemuda, dan changemakers dari berbagai negara. Acara ini bertujuan mengokohkan keamanan daring, mempromosikan tanggung jawab digital, dan mengatasi tantangan global seperti radikalisasi dan polarisasi. Fokus utama program ini adalah menjembatani kesenjangan generasi dan agama. Peserta didorong untuk menjadi agen perubahan yang menggunakan ...

Oleh: Ahsan Jamet Hamidi – Anggota Dewan Pengarah SEKBER KBB “Konferensi internasional agama-agama jadul? Apakah itu berarti lawannya agama-agama pendatang? Berarti kembali ke suasana masa jahiliah lagi, dong.” Komentar itu disampaikan oleh seorang teman terhadap perhelatan yang akan saya hadiri. Tidak heran dengan sikap sebagian teman yang agak sinis, seperti yang tercermin dalam pertanyaan bernada penuh curiga di atas. Saya ...

Konten ini diambil dari akun Instagram SETARA Institute Toleransi di tengah negara dengan beragam agama, kepercayaan dan budaya menjadi suatu yang bermakna. Terlebih pada kondisi negara yang seringkali dihadapkan dengan konflik antar umat, perlu ada aksi yang membawa pada kolaborasi umat agar tercipta lingkungan yang harmonis, jauh dari konflik agama maupun lainnya. Untuk itu, KKT (Konferensi Kota Toleran) hadir sebagai ...

Oleh: Putri Rhodiatul Jannah | Republikasi dari SKP-HAM Sulawesi Tengah Kegiatan Pelatihan Majelis Warga: Membangun Kampung Harmoni dan Tangguh pada 21–23 Oktober 2025 di Kabupaten Poso. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam penguatan peran komunitas dalam PCVE mencegah dan menangani kekerasan ekstrem berbasis komunitas, serta membangun konsep Kampung Harmoni dan Tangguh di wilayah Poso. Dalam hal ini, penguatan peran komunitas dalam PCVE berarti ...

Oleh: Erti Fadhilah Putri | Republikasi dari Wahid Foundation Kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama atau berkeyakinan merupakan hak fundamental yang seharusnya dinikmati oleh setiap individu, termasuk di ruang digital. Namun, dalam penerapannya, hak-hak ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama ketika “diterjemahkan” dari konteks fisik ke dalam dunia digital. Salah satu tantangan utama yang muncul adalah bagaimana menavigasi batas antara ...

Oleh: Maulana | Republikasi dari Seputarfakta.com Proses penerbitan Surat Keputusan Persetujuan Bangunan Gedung (SK PBG) untuk Gereja Toraja Samarinda Seberang kini menjadi harapan terbesar jemaat, bahkan didoakan menjadi “kado Natal” istimewa yang terbit sebelum perayaan akhir tahun.  Namun, harapan ini diadang oleh kendala teknis administrasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda, ditambah munculnya surat penolakan ...

Republikasi dari ELSA Online LPM Menteng UNWAHAS Gelar Diskusi Publik Politik Minoritas, Tiga Akademisi Soroti Isu Agama dan Identitas Semarang,  Suasana kampus Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang terasa lebih hidup pada Kamis (23/10/2025) pagi. Diskusi Publik dan Bedah Buku “Politik Minoritas di Indonesia” digelar oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Menteng UNWAHAS. Dosen UNTAG Semarang, Ceprudin menyoroti pentingnya peran agama dalam administrasi ...

Konten ini diambil dari akun Instagram Biro Pemuda & Remaja PGI Halo, Sahabat Oikoumene!Tanah Air Itu Bhinneka hadir kembali!Angkatan ke-VI kali ini akan menjelajah Kota Istimewa, Yogyakarta! Bagi kamu yang suka keberagaman, petualangan, perluasan pengetahuan, serta persahabatan, dan hal-hal berkaitan dengan film dokumenter, Tanah Air itu Bhinneka (TAB) mengundang kamu untuk bergabung. Segera daftarkan diri kamu sebelum 6 November 2025 ...

Republikasi dari BBC News Indonesia Masyarakat adat yang hidup turun temurun di dalam hutan kini sudah bisa “bernapas lega” mengelola lahan untuk kebutuhan hidup. Sebelumnya mereka khawatir, karena selama ini setiap pengelola hutan—termasuk perorangan—wajib meminta izin berusaha. Perorangan ini dapat ditafsirkan pada masyarakat adat yang tinggal di hutan secara turun temurun. Akibatnya, mereka masuk sebagai salah satu sasaran Satgas Penertiban ...