Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: Strengthening the Protection of Religious Minorities by Establishing a New Universal Human Rights TreatyA Necessary or Redundant Effort?Penulis: Aleksandra Gliszczyńska-Grabias Abstrak:Seruan untuk mengadopsi perjanjian internasional yang secara khusus ditujukan untuk memerangi diskriminasi dan kebencian berbasis agama—instrumen yang serupa dengan Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (International Convention on the Elimination ...
Ringkasan:● Perempuan menjadi kelompok paling rentan dalam konflik berbasis agama dan keyakinan.● Diskriminasi berlapis membuat perempuan menghadapi kekerasan fisik, spiritual, dan ekonomi.● Perempuan berperan penting dalam merawat perdamaian dan mendokumentasikan pelanggaran KBB. Oleh: Rikhul Jannah | Republikasi dari NU Online Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) periode 2010-2014, Yuniyanti Chuzaifah, mengatakan bahwa perempuan beragama menjadi kelompok paling ...
Sekber Koalisi Advokasi KBB mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Senin, 24 November 2025⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-23📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan dan keterbatasan modul ini sebagai buku sumber untuk ...
Sudah lebih dari satu tahun sejak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024. Periode satu tahun ini merupakan waktu yang cukup untuk melihat arah prioritas pemerintahan, sekaligus membaca pola pengelolaan kebijakan yang akan menentukan perjalanan pemerintahan pada tahun-tahun berikutnya. Berdasarkan evaluasi terhadap kebijakan dan langkah pemerintah sepanjang tahun pertama ...
Sekber Koalisi Advokasi KBB, dan Komnas Perempuan mengundang kawan-kawan hadir dalam Diskusi & Peluncuran Buku (Hybrid) Kursus Pembuat Perubahan: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan 🗓 Senin, 17 November 2025⏰ Pukul 13.00–16.00 WIB📍Ruang Persahabatan, Komnas Perempuan & ZOOM🔗 Link Registrasi: https://bit.ly/RegisModulKBB-KP📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-22 Sekber Koalisi KBB baru saja ikut menerbitkan buku “Kursus Pembuat Perubahan Lokal: Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan”. Apa kekuatan ...
Republikasi dari Brill Judul Asli: Rethinking Religious Engagement in a Globalized World: an Islamic PerspectivePenulis: Adnane Mokrani Abstrak:Esai ini menganalisis isu-isu utama yang menantang Islam dan politik di dunia modern untuk memahami secara lebih baik apa yang dapat ditawarkan Islam bagi perdamaian, pembangunan, dan kehidupan bersama. Lembaga serta komunitas keagamaan memiliki sumber daya penting untuk terlibat dalam urusan global, dan ...
Oleh: Defrico Alfan Saputra | Republikasi dari Kaltim Today Ringkasan:● AAKBB Kaltim menyoroti minimnya guru agama non-Muslim di sejumlah Sekolah Dasar, khususnya di Samarinda.● Kekurangan guru terjadi akibat keterbatasan anggaran dan sulitnya perekrutan di sekolah negeri.● AAKBB Kaltim dan Kemenag Samarinda berupaya mencari solusi agar siswa non-Muslim mendapat pendidikan agama yang layak. Advokasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AAKBB) Kalimantan Timur ...
Oleh: Arina Rahmatika Ringkasan:● Banyak kelompok keagamaan di Indonesia masih harus beribadah diam-diam karena takut intoleransi dan persekusi.● Pembiaran terhadap pembubaran acara keagamaan menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap kebebasan beragama.● Kebebasan beragama sejati membutuhkan empati dan jaminan rasa aman bagi semua warga negara. Tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga kami bersiap menyambut kedatangan seorang habib dari Gresik yang akan mengisi ...
Dari forum lintas negara, muncul refleksi tentang bagaimana relasi agama dan negara memengaruhi ruang gerak perempuan di dunia Muslim serta bagaimana Indonesia menawarkan model keberagamaan yang lebih setara dan membebaskan. Oleh: Marzuki Rais (Ketua Yayasan Fahmina) | Republikasi dari Yayasan Fahmina Ringkasan:● Di Malaysia, tafsir agama dimonopoli negara sehingga membatasi gerakan perempuan dan pandangan alternatif.● Kebebasan tafsir keagamaan di Indonesia lebih luas, ...
Buku Kursus Pembuat Perubahan merupakan panduan fasilitator yang membantu masyarakat lokal mempelajari, menghargai, dan mendukung Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) untuk semua. Panduan ini berisi sembilan sesi pelatihan interaktif dan praktis yang dapat digunakan oleh berbagai komunitas untuk memperkuat pemahaman dan praktik KBB di tingkat akar rumput. Berikut adalah sambutan dan komentar tentang buku ini dari Zainal Abidin Bagir, Alissa ...
















