Informasi Jadwal Agenda Kegiatan Terkini

JAKARTA,PGI.OR.ID-Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia mendukung gagasan pemerintah untuk mengembangkan berbagai Proyek Strategis Nasional di wilayah Papua yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian regional, dan mendatangkan investasi serta membuka lapangan kerja. Sekalipun demikian, PGI mencermati dan mengritisi implementasi beberapa PSN, terutama terkait proyek-proyek ekstraktif dan agrikultur skala besar, yang berdampak pada deforestasi masif, pelanggaran hak-hak masyarakat adat, hilangnya mata pencaharian tradisional, serta ...

Oleh: Ahsan Jamet Hamidi (Ketua PRM Muhammadiyah Legoso, Tangerang Selatan) Komedian Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama. Dalam konten lawakannya, Pandji mengkritik para politisi yang gemar memamerkan aktivitas salat di ruang publik, untuk meraih simpati. Pandji mempertanyakan apakah tindakan tersebut—yakni salat yang dipertontonkan—dapat menjamin kebaikan perilaku seorang politisi. Kurang lebih demikianlah maksud kritik yang disampaikannya. Namun demikian, ...

Ringkasan: ● Komedi dapat menyinggung perasaan keagamaan, tetapi tidak otomatis memenuhi unsur tindak pidana.● Pasal 300–301 KUHP 2023 mensyaratkan niat permusuhan, kebencian, atau hasutan, bukan sekadar ketersinggungan.● Pemidanaan atas dasar ketersinggungan mengancam kebebasan berekspresi dan prinsip demokrasi di Indonesia. Rilis Media Indonesian Scholar Network on Freedom of Religion or Belief (ISFoRB) Pertunjukan special standup comedy “Mens Rea” oleh Pandji Pragiwaksono digelar ...

Ringkasan:● Perdebatan pelarangan hijab di sekolah mencerminkan tarik-menarik antara perlindungan anak dan kebebasan beragama.● Kebijakan ini memicu sengketa hukum terkait diskriminasi dan efektivitas integrasi sosial anak.● Pendekatan dialogis dan pendampingan sekolah dinilai lebih efektif dibandingkan larangan total secara hukum. Republikasi dari Omong-Omong Media Di Eropa, perdebatan dalam ruang publik kembali mengemuka: bolehkah pemakaian hijab dibatasi di sekolah, dan jika boleh, pada ...

Republikasi dari Taylor & Francis Online Judul Asli: From Declaring to Doing? An Examination of Recent Muslim Declarations on Religious Pluralism and FreedomPenulis: Mustafa Akyol Abstrak: Selama satu dekade terakhir, serangkaian deklarasi telah dikeluarkan oleh para pemimpin agama dan politik di dunia Muslim guna mendukung pluralisme dan kebebasan beragama, serta koeksistensi damai antariman dan peradaban. Karakteristik khas Islami dalam narasi-narasi ini—dengan rujukan pada ...

Tulisan Ketujuh (Catatan Akhir Tahun KBB 2025) Oleh: Ihsan Ali-Fauzi dan Suci Ambarwati Perkembangan teknologi media sosial (medsos) belakangan ini mengubah drastis cara manusia memperoleh informasi tentang apa saja, termasuk isu kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB). Kita di Indonesia juga merasakannya, dengan intensitas berbeda dari satu ke lain orang. Kita praktis tidak lagi mengandalkan media-media arus utama, apalagi hanya media ...

Ringkasan:● Polemik rumah ibadah di Kupang dipicu hoaks, meski penghentian pembangunan bersifat administratif sementara.● Regulasi pendirian rumah ibadah berbasis kuantitas berpotensi mendiskriminasi kelompok minoritas.● Negara wajib membenahi kebijakan dan memperkuat mediasi demi kebebasan beragama yang berkeadilan. Oleh: Rindrasari | Republikasi dari YKPI Isu penolakan pembangunan rumah ibadah kembali memanas di ruang publik. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi sorotan pada ...

Sekber Koalisi Advokasi KBB Indonesia mengundang kawan-kawan untuk hadir dalam Diskusi Virtual Bulanan: Catatan Akhir Tahun KBB 2025: Pemerintahan Baru, Masalah Lama? 🗓 Jumat, 30 Januari 2026⏰ Pukul 14.00–16.00 WIB*🔗 Link Registrasi Zoom: bit.ly/diskusiKBB-25📄 Bahan Diskusi: bit.ly/bahandiskusiKBB-25 Bagaimana karakter utama kebijakan agama/kepercayaan pada satu tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran jika dilihat dalam konteks sejarah kebijakan sebelumnya? Sejauh mana agenda Kementerian Agama ...

Ringkasan:● Filosofi Huma Betang menjadi fondasi harmoni sosial dan toleransi beragama di Kalimantan Tengah.● Nilai kebangsaan dan ajaran Islam menekankan persatuan di atas keberagaman identitas masyarakat.● Nasionalisme religius merupakan instrumen penting untuk menangkal radikalisme dan merawat integrasi NKRI. Republikasi dari SeputarBorneo.com Kalimantan Tengah memiliki kearifan lokal yang berperan penting dalam menjaga harmoni sosial, salah satunya melalui filosofi Huma Betang. Falsafah ...

Ringkasan:● Negara wajib menjamin kebebasan beragama dan beribadah sesuai Pancasila dan UUD 1945.● Legalitas rumah ibadah merupakan bentuk perlindungan hukum negara, bukan pembatasan kebebasan beragama.● Semua rumah ibadah harus diperlakukan setara tanpa diskriminasi dalam kebijakan pemerintah daerah. Oleh: Dewa Sanjaya | Republikasi dari DENPOST.id Anggota DPRD Kabupaten Badung, Dr. I Putu Parwata, menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak beragama dan ...